pendidikan

Psikologi Kepribadian Dalam Perspektif Spiritual Ilahiah (Resensi Buku)

Indria Purnama Hadi
Rabu, 25 Agustus 2021 | 18:16 WIB
Buku: Psikologi Kepribadian Dalam Perspektif Spiritual Ilahiah (Nisa Rachmah Nur Anganti)

Berbekal berbagai teori kepribadian bentukan para sarjana Barat, penulis memadukannya dengan pemahaman Islam yang dimilikinya. Untuk menjadi pribadi yang baik, seorang muslim seyogyanya mampu menyerap sifat-sifat Allah ke dalam dirinya yang pada puncaknya ia mampu ber-tahalluq (berakhlak) sesuai sifat-sifat mulia Allah Swt.

Model pembentukan akhlak yang disampaikan oleh seorang sufi ternama Ibnu Arabi dijadikan sebagai pisau bedah untuk membimbing pemahaman pembaca tentang langkah-langkah untuk menyerap sifat-sifat Allah dan menjadikannya sebagai bagian diri dalam berinteraksi dengan sesama, juga dengan makhluk Allah lainnya.

Ibnu Arabi, sufi yang berasal dari Andalusia, Spanyol, itu memperkenalkan tahapan dari Atta’alluq (kebergantungan) yaitu kebergantungan kepada sifat Tuhan yang diwujudkan dalam bentuk doa atau pun zikir, lalu meningkat ke tahapan berikutnya berupa Attahaqquq (meyakini), yaitu menyerap makna sifatNya, dan puncaknya adalah Attakhalluq (Keberakhlakan), yaitu mampu berakhlak sesuai sifat-sifat Tuhan tersebut.

Dalam buku ini tiga tahapan tersebut dinamai dengan Tahap Kebaikan, Kebermaknaan, dan Kemanusiaan. Tiga tahapan tersebut jika dijalani dengan benar akan melahirkan sebuah pribadi dengan akhlak yang sehat.

Buku yang dibuat dalam format buku ajar bagi para mahasiswa yang meminati bidang Psikologi Kepribadian ini dilengkapi dengan rangkuman, pertanyaan, dan daftar Pustaka pada setiap akhir babnya. Penulis pun melengkapi dengan penjelasan tentang beberapa hasil penelitiannya menyangkut tema Psikologi Spiritual yang dilakukannya sejak 2013 hingga 2019.

Selain itu, penulis yang meraih gelar doktornya di Universitas Gadjah Mada pada 2010 dan hingga  saat ini masih aktif sebagai pengajar di Fakultas Ilmu Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta ini melengkapi pula buku ini dengan biografi para tokoh penting yang pandangannya mewarnai tulisan dalam buku ini, seperti Allport, Al-Ghazali, Ibnu Arabi, Ibnul Qayyim, dan beberapa tokoh lainnya termasuk ulama dan intelektual muslim Indonesia Prof DR Quraish Shihab.

Sebagai sebuah buku ajar, pembaca akan mendapatkan informasi yang sangat padat di setiap lembar halamannya. Kalau toh ada kritik yang harus disampaikan, untuk membuat tulisan ini menjadi lebih membumi, pada edisi berikutnya penulis perlu menambahkan contoh-contoh kasus yang popular agar pikiran-pikiran penting yang ingin disampaikan dalam buku ini dapat dinikmati pula oleh mereka yang awam dengan berbagai macam teori psikologi kepribadian yang disampaikan serta pandangan para tokoh muslim.

Penulis bukan lah yang pertama mengkaji tentang Psikologi Islam, sebelumnya telah ada beberapa ilmuwan Indonesia yang juga menulis. Namun, buku ini yakin akan memperkaya pembaca, khususnya mereka yang meminati bidang Psikologi Kepribadian.

Akhirnya, ketika saya menuntaskan buku ini, saya menjadi tercerahkan dalam memahami makna sebuah hadits Nabi yang berucap Man ‘arafa nafsahu fa qad ‘araafa Rabbahu’ yang artinya “Siapa mengenal dirinya, maka dia telah mengenal Tuhannya”. Buku ini menjabarkan dengan jernih ungkap Rasulullah itu.

Peresensi : Mustofa Najib (penulis buku)

Halaman:

Tags

Terkini