pendidikan

Beasiswa Unggulan 2022 Kemendikbud Dibuka hingga 23 Oktober. Terbuka Untuk Jenjang S1 Hingga Doktor

Rabu, 12 Oktober 2022 | 09:07 WIB
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (KemendikbudRistek) membuka Beasiswa Unggulan 2022. Ilustrasi (Freepik)

Baca Juga: AC Milan 0-2 Chelsea: The Blues Memimpin Klasemen Penyisihan Grup LIGA CHAMPIONS

2. Beasiswa Program Magister
Memiliki usia paling tinggi 40 tahun per 31 Desember 2022
Memiliki surat keterangan lulus/Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari perguruan tinggi
Memiliki surat keterangan aktif kuliah minimal dari dekan fakultas perguruan tinggi
Memiliki nilai IPK S1 minimal 3.25 pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
Diutamakan yang memiliki kemampuan Bahasa Indonesia yang dibuktikan dengan sertifikat dan/atau bahasa Inggris yang dibuktikan dengan sertifikat
Membuat proposal rencana studi yang berisi alasan mengambil program studi yang dipilih dan rencana penelitian tugas akhir/tesis
Karya tulis berupa essay/karangan menggunakan Bahasa Indonesia, dengan ketentuan
-Tema essay/karangan terkait dengan hal yang sudah diperbuat untuk bangsa
-Essay/karangan ditulis pada kolom essay minimal 1.500 kata

Baca Juga: Hari Museum Nasional Diperingati 12 Oktober. Begini Sejarahnya

3. Beasiswa Program Doktor
Berusia paling tinggi 45 tahun per tanggal 31 Desember 2022;
Memiliki surat keterangan lulus/Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari
perguruan tinggi;
Memiliki surat keterangan aktif kuliah minimal dari dekan fakultas perguruan
tinggi;
Memiliki nilai IPK S2 minimal 3.40 pada skala 4.00 baik mahasiswa baru
   maupun on-going;
Diutamakan yang memiliki kemampuan Bahasa Indonesia yang dibuktikan
dengan sertifikat dan/atau Bahasa Inggris yang dibuktikan dengan sertifikat;
Memiliki proposal penelitian disertasi;
Membuat karya tulis berupa essay/karangan menggunakan Bahasa Indonesia,
dengan ketentuan:
-Tema essay/karangan terkait dengan hal yang sudah diperbuat untuk bangsa;
-Essay/karangan ditulis pada kolom essay minimal 1.500 kata.

Baca Juga: Dugaan korupsi Brigjen Hendra Kurniawan gunakan jet pribadi dalam kasus Sambo, 22 saksi diperiksa

C. Kelengkapan berkas
Kartu Tanda Penduduk (KTP)
Kartu Tanda Mahasiswa (khusus On-Going)
LoA Unconditional
Surat keterangan aktif kuliah
Kartu Hasil Studi (KHS) semester 1 dan 2 (khusus On-Going)
ljazah dan transkrip nilai terakhir (khusus untuk jenjang Magister dan Doktor)
Sertifikat Bahasa Indonesia dan/atau Bahasa Inggris
Proposal rencana studi bagi program Magister (rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi, topik apa yang akan ditulis dalam tesis, deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi dan bagaimana implementasi hasil studi di masyarakat)
Proposal penelitian disertasi bagi program Doktoral
Surat rekomendasi dari akademisi atau institusi terkait (sesuai format)
Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber APBN dan/atau APBD (sesuai format)
Sertifikat prestasi minimal tingkat kabupaten
Essay menggunakan Bahasa Indonesia dengan judul: "Kontribusiku sebagai Generasi Unggul untuk mewujudkan Indonesia Maju 2045" bagi S1, dan essay/karangan terkait dengan hal yang sudah diperbuat untuk bangsa bagi S2/S3. Essay ditulis pada kolom essay minimal 1.000 untuk S1 dan 1.500 untuk S2/S3

Baca Juga: Dynamic Island Sudah Ada Sebelumnya? Ini Fakta Menarik Inovasi Apple Di iPhone 14 Pro

Syarat Pendaftaran bagi Pegawai Kemendikbudristek
A. Persyaratan Umum
Berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kemendikbudristek
Diusulkan oleh pejabat pimpinan pratama atau eselon II di unit kerja tempat bekerja
Mendapat persetujuan dari pejabat pimpinan pratama atau eselon II Biro Sumber Daya Manusia
Rekomendasi pimpinan terkait bidang studi yang diambil sesuai dengan kebutuhan organisasi
Diutamakan yang memiliki kinerja baik

Baca Juga: Resep ayam goreng mentega dan madu yang mudah dimasak dan enak. Sajikan dengan taburan wijen dan selada

B. Persyaratan khusus
1. Beasiswa program magister
Pendaftar memiliki usia maksimal paling sedikit 3 (tiga) kali waktu normatif program studi pada jenjang S2 dan S3 sebelum batas usia pensiun jabatan
Diterima di perguruan tinggi dalam negeri di bawah binaan Kemendikbudristek dengan akreditasi institusi dan program studi paling rendah B/Sangat Baik atau diterima di program studi atau perguruan tinggi luar negeri terbaik
Memiliki IPK S1 minimal 3.00 pada skala 4.00
Membuat proposal rencana studi yang berisi alasan mengambil program studi yang dipilih dan rencana penelitian tugas akhir/tesis
Diutamakan yang memiliki kemampuan Bahasa Indonesia yang dibuktikan dengan sertifikat dan/atau bahasa Inggris yang dibuktikan dengan sertifikat

Baca Juga: Erling Haaland memiliki klausul rilis Rp 3 Triliun lebih, yang hanya berlaku untuk Klub di Luar Liga Inggris

2. Beasiswa Program Doktoral
Pendaftar memiliki usia maksimal paling sedikit 3 (tiga) kali waktu normatif program studi pada jenjang S2 dan S3 sebelum batas usia pensiun jabatan
Diterima di perguruan tinggi dalam negeri dibawah binaan Kemendikbudristek dengan akreditasi institusi dan program studi paling rendah B/sangat baik atau diterima di program studi atau perguruan tinggi luar negeri terbaik
Memiliki IPK S2 minimal 3.25 pada skala 4.00
Memiliki proposal penelitian disertasi
Diutamakan yang memiliki kemampuan Bahasa Indonesia yang dibuktikan dengan sertifikat dan/atau Bahasa Inggris yang dibuktikan dengan sertifikat

Baca Juga: Ayu Dewi : “ Gue Lebih Memilih Mendingan Suami Selingkuh... !”

C. Kelengkapan berkas
Kartu Tanda Penduduk (KTP)
LoA Unconditional
Surat keterangan aktif kuliah
ljazah dan transkrip nilai terakhir
Sertifikat Bahasa Indonesia dan/atau Bahasa Inggris
Proposal rencana studi bagi program Magister (rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi, topik apa yang akan ditulis dalam tesis, deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi dan bagaimana implementasi hasil studi di masyarakat)
Proposal penelitian disertasi bagi program Doktoral
Surat rekomendasi dari pejabat unit utama atau setingkat eselon II
Surat persetujuan dari pejabat pimpinan pratama atau eselon II Biro Sumber Daya Manusia
Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber APBN dan/atau APBD (sesuai format)
Surat pernyataan pegawai Kemendikbudristek (sesuai format)
Dokumen Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) 1 (satu) tahun terakhir.
Pendaftaran Beasiswa Unggulan Kemdikbud 2022 dilakukan secara online di https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id dengan mengisi identitas diri dan berkas kelengkapan.***

 

Halaman:

Tags

Terkini