TITIKTEMU.CO, SURAKARTA - Problem utama pendidikan di perguruan tinggi, menyangkut penyerapan tenaga kerja adalah kurangnya konektivitas pendidikan akademis di perguruan tinggi dengan dunia usaha dunia industri (DUDI), yang nantinya mengakomodasi lulusan perguruan tinggi tersebut.
Menyikapi hal tersebut, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan pelatihan Microsoft Office dan Desain Produk oleh Program Studi Teknik Mesin UMS, Kamis 6 Oktober 2022, yang diikuti 21 mahasiswa jurusan teknik mesin.
Kegiatan ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan program Matching Fund 2022 yang didanai Kemendikbud Dikti. Tema program yang diketuai Ir. Agus Dwi Anggono, S.T., M.E.Eng.,PhD adalah "Transformasi Industri Logam dan Pande Besi Menuju Era Digital" dan bermitra dengan Koperasi Derap Langkah Pande Besi dan Las (Delapanbelas), Klaten
Harapannya, dengan adanya program ini, akan mendorong terbentuknya ekosistem kolaborasi yang lebih erat dan terakselerasi antara kampus, dunia usahan dan dunia industri untuk mengembangkan konektivitas pengembangan ilmu dan teknologi di perguruan tinggi dengan industri.
Matching Fund bertujuan menjalin link and match antara civitas akademika UMS dengan Mitra Industri, meningkatkan kompetensi mahasiswa tentang komputerisasi terutama pada pengoperasian software Microsoft Office Wordc untuk keperluan penyusunan laporan, surat-menyurat, Microsoft Excel untuk keperluan olah data dan Microsoft Power Point untuk presentasi.
Pemaparan materi pertama yaitu Microsoft office yang dibawakan oleh Bapak Danis Aditya Mardani, S.Kom., M.Kom. Selanjutnya, peserta diberikan materi kedua yang berkaitan dengan materi Desain produk yang membahas mengenai mindset dan urgensi implementasi desain produk dalam lingkup enterpreneur maupun industri oleh Bapak Dr. Mochammad Rofieq, S.Si., M.T.
Baca Juga: 7 Manfaat Tomat untuk Tubuh Kita. Untuk Mata Hingga Kesehatan Ibu Hamil
Diharapkan, output dari pelatihan ini dapat menjadi bekal bagi mahasiswa di masa mendatang untuk aktualisasi terhadap perkembangan teknologi dan industri di Indonesia.***