TITIKTEMU.CO, JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah membuka pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) tahap 2.
Melalui Instagram resmi Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kemendikbud (Puslabdik Dikbud) @puslapdik_dikbud diinformasikan periode pendaftaran BPI tahap 2 dibuka mulai 14 September hingga 30 September 2022.
Dilansir Titiktemu.co dari laman resmi www.beasiswa.kemdikbud.go.id, pada Kamis (15/9/2022), Program BPI adalah program beasiswa kerjasama LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) dan Kemdikbudristek melalui Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) dan/unit-unit utama di lingkungan.
Baca Juga: LIGA EUROPA: Sheriff 0-2 Manchester United, Cristiano Ronaldo Cetak Gol Pertama
Dari Perluasan Program LPDP ini, BPI mendanai Program Bergelar (Degree) dan Program Non Gelar (Non Degree).
Program Bergelar dikelola oleh Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) untuk mendanai pembiayaan beasiswa S1/D4, S2 single degreen, S2 Double/Joint Degree, S3 Single Degree, dan S3 Double/Joint Degree.
Sementara untuk Program Non Gelar, calon penerima beasiswa bisa mengunjungi laman informasi pada masing-masing Unit Pengampu (Direktorat dan Pusat yang ada di lingkungan Kemendikbud Ristek). Itu karena, Program Non Degree tidak dikelola oleh Puslapdik, melainkan Direktorat yang ada di Kemendikbud Ristek.
Baca Juga: Keutamaan Hari Jumat : Wajib Shalat Jumat bagi Laki-laki, lalu Perempuan Bagaimana?
Pendaftaran BPI tahap 2 dibuka dengan 2 jenis Beasiswa Pendidikan Indonesia tahap 2, sebagai berikut:
BPI luar negeri untuk program:
• Dosen perguruan tinggi akademik
• Dosen perguruan tinggi vokasi
• Beasiswa Indonesia Maju
BPI dalam negeri untuk program:
• Perguruan tinggi akademik
• Tenaga pendidik
• Dosen perguruan tinggi vokasi
• Calon guru SMK
Baca Juga: Miracle in Cell No 7 Diangkat Dari Kisah Nyata? Bagaimana Bisa?
Cara Pendaftaran BPI Tahap 2
1. Calon peserta beasiswa mengunjungi laman resmi www.beasiswa.kemdikbud.go.id
2. Pilih opsi jenjang beasiswa dan klik daftar
3. Bagi yang belum memiliki akun bisa mendaftar dengan memilih menu 'daftar'
4. Lengkapi formulir pendaftaran sesuai data yang diminta
5. Jika sudah, klik daftar
6. Cek email untuk proses aktivasi akun
7. Setelah aktivasi akun, login untuk daftar beasiswa
8. Isi formulir registrasi beasiswa dan pastikan semua data sudah benar dengan ukuran file maksimal 2 MB
9. Klik submit data dan cetak kartu peserta beasiswa
10. Tunggu informasi pengumuman di situs resminya
Baca Juga: Menteri Kesehatan terpapar Covid 16 hari. Adakah kemungkinan gelombang Covid baru ke depannya?