TITIKTEMU.CO, JAKARTA - Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi ( LTMPT ) Mochamad Ashari melalui pengumuman LTMPT Nomor: 04/Peng.LTMPT/2022, mengatakan seleksi nasional berdasarkan jalur prestasi diserahkan langsung kepada Kemendikbudristek.
Ashari menambahkan ketentuan baru diterbitkan seiring dengan keluarnya Peraturan Mendikbud Ristek Nomor 48 Tahun 2022 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Diploma dan Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri per tanggal 1 September 2022.
Baca Juga: Resmi Pamit, LTMPT Tak Lagi Terlibat, Sistem Seleksi Mahasiswa Baru PTN Berubah
"LTMPT tidak lagi melaksanakan proses seleksi penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi negeri. Berdasarkan Pasal 20 Permendikbud Ristek Nomor 48 Tahun 2022, seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru diselenggarakan oleh Kementerian bekerja sama dengan PTN," tulis Ashari dikutip pada Senin (12/9)
Segala urusan terkait seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru telah beralih menjadi wewenang Kementerian. Lebih lanjut seleksi penerimaan mahasiswa baru pada 2023 akan berada di bawah koordinasi Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan (BP3) pada Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Baca Juga: 11 Istilah Populer di Dunia Fashion yang Wajib Diketahui untuk Fashionista
"Dengan demikian, segala urusan terkait seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru telah beralih menjadi wewenang kementerian," imbuhnya.
Ashari melanjutkan, Mendikbud Ristek telah menerbitkan Keputusan Nomor 346/P/2022 tentang Tim Persiapan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru pada Perguruan Tinggi Negeri Tahun 2023, yang berisikan tugas untuk melakukan persiapan dan penyusunan bahan pelaksanaan seleksi tahun 2023.
Mendikbud Ristek Nadiem Makarim sebelumnya telah merancang kebijakan baru menetapkan jalur memasuki PTN melalui tiga skema, yakni seleksi berdasarkan prestasi, tes skolastik, dan tes mandiri yang diselenggarakan masing-masing perguruan tinggi.
Baca Juga: Daftar Pemain Film Lara Ati, dari Tatjana Saphira, Kesya Levronka Sampai Cak Kartolo
Menurut Nadiem tes skolastik merupakan satu rangkaian tes dari tiga skema seleksi masuk PTN terbaru akan memiliki tingkat kerumitan soal yang lebih sulit. Tes itu akan berbeda dengan Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) yang selama ini dilakukan.
"Sekarang hanya akan ada satu tes, yaitu tes skolastik. Dan tes skolastik ini adalah yang sulit, sangat sulit juga, karena memang harus tes yang sulit," kata Nadiem dalam rapat kerja bersama Komisi X di Gedung DPR RI, Kamis (8/9) lalu.***