pendidikan

Berminat Sekolah di Luar Negeri? Beasiswa ini Bisa Jadi Solusinya. Siswa SMA Silakan Mendaftar

Kamis, 26 Mei 2022 | 19:22 WIB
Beasiswa Indonesia Maju (BIM) diselenggarakan Kemendikbudristek (indonesia.go.id)

TITIKTEMU.CO, JAKARTA - Sekolah di luar negeri menjadi idaman banyak orang. Namun sayangnya tak mudah tercapai, selain syarat akademik, hal yang sering menjadi kendala kuliah di luar negeri adalah soal biaya.

Nah, bagi mereka yang memiliki kendala, bea siswa menjadi salah satu solusinya. Dan saat ini, di Indonesia banyak lembaga yang menjadi penyelenggara bea siswa pendidikan untuk menempuh pendidikan di luar negeri.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) adalah salah satunya. Melalui Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) dan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) serta bekerja sama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) meluncurkan program Beasiswa Indonesia Maju (BIM).

Baca Juga: Pemerintah Alokasikan Rp 542,8 Triliun untuk Pendidikan, Menkeu: 20,1 Juta Murid Bakal Dapat Beasiswa

"Terobosan beasiswa pendidikan Indonesia dilakukan Kemendikbudristek bersama LPDP untuk mendobrak batasan-batasan dalam program beasiswa yang ada sebelumnya," ungkap Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim, dalam sambutan peluncuran BIM secara virtual beberapa waktu lalu.

BIM merupakan bagian dari manajemen talenta nasional untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing. BIM merupakan program terintegrasi yang terdiri dari program beasiswa bergelar (degree) dan nongelar (nondegree).

Baca Juga: Mayat Siswi SMA Ditemukan di Dusun Kadilangon, Desa Kebonbatur, Demak. Diduga Korban Pembunuhan

Program BIM Non Gelar

Ada dua program dalam BIM tersebut. Program nongelar (nondegree) dan gelar jenjang SI/S2 (degree).

Program pertama adalah BIM Program Persiapan S1 Luar Negeri. Program ini adalah program beasiswa yang diberikan guna mempersiapkan peserta didik berprestasi pada jenjang pendidikan menengah dan pendidikan khusus, untuk memperoleh kesempatan pendidikan S1 di luar negeri. Program ini diselenggarakan oleh Puspresnas.

Pada 2022, BIM Program Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 2 diberikan kepada peserta didik kelas XI pada jenjang SMA/SMK/MA/sederajat yang berprestasi di ajang olimpiade/lomba/kompetisi/festival di beberapa bidang, yaitu sains, riset, teknologi dan inovasi, bidang seni, literasi, dan bahasa, bidang olahraga dan kesehatan jasmani, serta bidang vokasi dan kewirausahaan tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga: Status WA Bu Guru Nani yang Inspiratif, Viral di Medsos. Katakan, Tidak Penting Berapapun Nilai Ujian Mereka..

Adapun biaya yang akan didapatkan pada program beasiswa nongelar tersebut adalah biaya kursus persiapan tes TOEFL/IELTS/Bahasa asing lainnya, biaya tes TOEFL/IELTS/bahasa asing lainnya, biaya kursus persiapan tes SAT/ACT, biaya tes SAT/ACT, biaya penerjemah dokumen (biaya penerjemahan dokumen pendaftaran yang membutuhkan penerjemah tersumpah), biaya konselor pendidikan, biaya pendaftaran ke perguruan tinggi luar negeri tujuan, dan biaya program pengayaan talenta nonakademi.

Dalam seleksi program persiapan S1 Luar Negeri maupun program beasiswa bergelar (Degree), ada tiga tahap yang harus dilalui pendaftar, yaitu registrasi, seleksi administrasi, serta seleksi substansi dan wawancara.

Halaman:

Tags

Terkini