TITIKTEMU.CO, Jakarta – Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2022 yang diselenggarakan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) diumumkan Selasa, 29 Maret 2022 pukul 15.00 WIB.
Saat pengumuman tiba, tentu ada yang diterima alias lolos, tetapi banyak pula yang tidak lolos. Yang dinyatakan lolos SNMPTN, harus mengambil kesempatan untuk kuliah di PTN yang dipilihnya itu.
Bagaimana kalau tidak diambil?
Yang pasti, ada sanksi bagi siswa yang dinyatakan lolos SNMPTN, tapi tak mengambilnya. Selain sanksi, juga ada konsekwensinya.
Baca Juga: CODA Film Terbaik, Will Smith Best Actor, Ini Daftar Lengkap Pemenang Oscar 2022
Ini lho, konsekuensinya:
1. Tidak Bisa Ikut UTBK SBMPTN
Jika sudah dinyatakan lolos SNMPTN, namun memutuskan untuk tidak mengambilnya, kamu tidak bisa mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).
Dalam akun resmi LTMPT Official di youtube, Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) 2022, Mochamad Ashari menyatakan yang sudah dinyatakan lulus SNMPTN, tidak boleh mendaftar SBMPTN.
Baca Juga: Piala Dunia Qatar 2022: Kanada lolos ke FIFA World Cup Qatar setelah Puasa 36 Tahun
“Yang lulus sudah diterima SNMPTN yang undangan itu, maka dia tidak akan bisa mendaftar di UTBK”, jelasnya.
Ashari yang juga menjabat rektor ITS Surabaya ini menambahkan, yang sudah lulus, harus dimasuki, karena rasio diterimanya sekitar 20% dari siswa yang ikut SNMPTN.
“Kalau sudah diterima dan tidak dimasuki, eman, karena persaingannya sudah mengalahkan berapa orang itu”, tegas Ashari.
akmilBaca Juga: Rekrutmen Calon Taruna Akmil TNI AD 2022 Sudah Dibuka, Simak Jadwal dan Syarat Pendaftarannya
2. Ada sanksi dan blacklist
Jika kamu mengabaikan hasil SNMPTN, ada kemungkinan sekolahmu akan mendapatkan sanksi, bisa berupa catatan, skor atau bahkan blacklist dari universitas yang bersangkutan dan akan berdampak pada tahun-tahun berikutnya.
Menurut Ashari, dalam kondisi seperti ini, ada perguruan tinggi yang melakukan blacklist.