Coba mulai kurangi kegiatan yang tidak begitu penting, misalnya jalan-jalan dan nonton anime seharian, dan manfaatkan waktunya untuk belajar.
3. Pelajari Konsep, Bukan Menghafal
Penasaran kenapa banyak murid pintar justru gagal saat ujian masuk? Yup, mereka belajar dengan menghafal. Padahal, soal SBMPTN dirancang untuk menguji kekritisan nalar serta pemahaman kontekstualmu akan ilmu sains dan sosial.
Bersiap-siaplah untuk gagal, kalau kamu sendiri masih mengandalkan cara lama dengan menghafal teori tanpa melihat garis besar dan perspektif ilmu itu sendiri. Jadi sebelum terlambat, ubah metode belajarmu sekarang juga.
Baca Juga: Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas : Tahun 2022 ini, Ada Pemberangkatan Jemaah dari Luar Saudi
4. Latihan Soal Sebanyak Mungkin
Keasyikan mendalami teori, memang sering kali bikin peserta lupa berlatih mengerjakan soal. Selalu imbangi teori yang sudah kamu pelajari dengan mengerjakan soal-soal sebanyak mungkin.
Cara ini akan membantumu “meraba” jenis soal seperti apa yang sekiranya akan diujikan nanti. Ibaratnya, buat apa banyak mengumpulkan resep masakan kalau praktikmu sendiri nol besar?
5. Ikut Try Out
Tips SBMPTN berikutnya yang tak boleh dilewatkan adalah mengikuti try out, bisa secara mandiri atau try out berbayar, yang diselenggarakan lembaga-lembaga kursus. Untuk yang ini, kamu lebih disarankan ikut try out lembaga agar lebih mantap dalam mengerjakan.
Baca Juga: INFO LOKER : Bank BTN Membuka 2 Posisi untuk Beberapa Kota, Terakhir 27 Maret, Simak Syaratnya!
Try out tidak hanya bertujuan menguji sejauh mana kemampuan dan kesiapanmu dalam menghadapi SBMPTN, tetapi juga mempersiapkan fisik dan psikismu agar tak kaget saat ujian sebenarnya berlangsung. Kenapa? Suasana try out pasti dirancang mirip dengan ujian SBMPTN yang sesungguhnya.
6. Evaluasi Kelemahan
Meski merasa sudah belajar dengan maksimal, jangan mudah puas dengan progres dan hasilnya—apalagi kamu mempersiapan ujian tanpa mengikuti bimbel.
Cara terbaik adalah dengan mengevaluasi kelemahan lewat soal-soal. Dari semua soal yang sudah kamu kerjakan, berapa banyak yang masih salah? Di situ kamu bisa mengetahui materi mana saja yang belum dimengerti dengan baik. Nah, selanjutnya kamu bisa menjadikan hasil evaluasi sebagai bahan belajar sampai betul-betul paham.