- Ahad, 21 Desember 2025 (1 Rajab – awal bulan)
- Jumat, 16 Januari 2026 (27 Rajab – peringatan Isra Mikraj)
Bacaan Niat Puasa Sunnah Rajab
Bagi umat Islam yang ingin melaksanakan puasa sunnah di bulan Rajab, berikut niat yang dapat dibaca:
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma syahri rajaba sunnatan lillâhi ta‘âlâ.
Artinya:
“Saya berniat puasa sunnah di bulan Rajab karena Allah Ta‘ala.”
Atau niat singkat puasa sunnah secara umum:
نَوَيْتُ صَوْمَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
(Saya niat puasa sunnah karena Allah Ta‘ala).
Karena 1 Rajab 1447 H jatuh pada hari Minggu, sahur puasa pertama Rajab dapat dilakukan pada Minggu dini hari, 21 Desember 2025.
Baca Juga: Malam 1 Rajab 1447 H Jatuh 20 Desember 2025, Ini Keutamaan, Doa, dan Amalan yang Dianjurkan
Keutamaan Bulan Rajab
Rajab termasuk dalam Asyhurul Hurum, yaitu empat bulan yang dimuliakan Allah SWT bersama Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram. Keistimewaan Rajab antara lain:
- Peristiwa Isra Mikraj, yang terjadi pada 27 Rajab, saat Rasulullah SAW menerima perintah salat lima waktu.
- Waktu mustajab doa, khususnya pada malam pertama bulan Rajab.
- Bulan kedamaian, yang secara historis dikenal sebagai masa dihentikannya peperangan.
Amalan Sunnah Selain Puasa di Bulan Rajab
Selain puasa, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan berikut:
- Membaca doa: Allahumma baarik lanaa fii Rajaba wa Sya‘baana wa ballighnaa Ramadhana.
- Memperbanyak istighfar, seperti membaca Rabbighfirlii warhamnii wa tub ‘alayya sebanyak 70 kali pagi dan sore.
- Memperbanyak tasbih dan dzikir harian, terutama pada sepuluh hari pertama Rajab.
Dengan memanfaatkan bulan Rajab sebagai ajang memperbanyak ibadah, diharapkan setiap Muslim dapat menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan iman yang lebih kuat.***