TITIKTEMU.CO - Simak tugas OPS untuk e-Ijazah SD & SMP 2025. Setiap tahun ajaran berakhir, operator sekolah (OPS) memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan administrasi kelulusan berjalan lancar.
Salah satu tugas penting adalah pengelolaan e-Ijazah, terutama bagi siswa SD dan SMP. Tahun 2025, periode 2 Juni hingga 24 Juni menjadi waktu krusial bagi OPS untuk menyelesaikan berbagai tahapan administrasi e-Ijazah.
Proses ini memerlukan ketelitian tinggi agar data yang diunggah valid dan sesuai aturan. Jika Anda seorang OPS yang baru pertama kali menangani e-Ijazah, jangan khawatir. Kami telah merangkum panduan lengkap tugas OPS selama periode tersebut agar semua proses berjalan lancar.
Tugas Awal: Validasi Data e-Ijazah yang Tepat
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memvalidasi data awal siswa dan sekolah. Pastikan semua informasi seperti nama sekolah, kepala sekolah, data siswa (nama, NISN, tempat/tanggal lahir), serta jumlah siswa sudah sesuai dan terdaftar dalam DNS (Daftar Nomor Sekolah).
Jika ada data yang belum valid atau siswa belum masuk DNS, jangan lanjutkan ke tahap berikutnya. Validasi data adalah dasar penting untuk memastikan seluruh proses berjalan tanpa kendala.
Penetapan Kelulusan di Sistem e-Ijazah
Setelah data valid, langkah berikutnya adalah menetapkan kelulusan siswa di sistem. Caranya, masuk ke menu DNS dan pilih opsi “Penetapan Kelulusan.” Anda bisa memilih opsi “Luluskan Semua” jika seluruh siswa lulus atau “Luluskan Satu-satu” untuk menentukan kelulusan individu.
Pastikan status siswa berubah menjadi “Lulus” setelah proses ini selesai. Tahap ini penting untuk melanjutkan ke langkah administrasi berikutnya.
Baca Juga: 10 SMP Jogja Favorit Terbaik 2025 Terakreditas: Pilihan Terbaik untuk Masa Depan Pendidikan Anak
Pengunduhan dan Penandatanganan SK Penetapan Kelulusan
Setelah menetapkan kelulusan, unduh format SK Penetapan Kelulusan beserta lampirannya. Tulis nomor SK secara manual sesuai administrasi sekolah, lalu minta kepala sekolah untuk menandatangani dokumen tersebut. Jangan lupa memindai dokumen SK yang sudah ditandatangani untuk diunggah ke sistem.
Unggah SK dan Pembuatan SPTJM
Setelah dokumen SK selesai, unggah file tersebut ke sistem e-Ijazah. Masukkan nomor SK sesuai dokumen asli dan pilih kepala sekolah yang menandatangani. Selanjutnya, buat Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM). Tanda tangani dokumen ini menggunakan materai Rp10.000 sebelum diunggah kembali ke sistem.
SPTJM adalah pernyataan resmi yang menjamin keabsahan data yang telah diunggah. Pastikan dokumen ini ditandatangani asli agar tidak ada kendala dalam proses verifikasi.
Menunggu Approval dan Persiapan Cetak e-Ijazah
Setelah semua dokumen diunggah, tugas OPS adalah menunggu proses persetujuan dari sistem pusat. Jika semua sudah disetujui, tahap akhir adalah mencetak e-Ijazah untuk siswa yang lulus.
Persiapkan alat seperti printer, scanner, dan materai sebelumnya agar proses cetak berjalan cepat dan efisien. Dengan persiapan matang, seluruh rangkaian tugas bisa diselesaikan dalam satu hari kerja.