Kompetensi kebahasaan ini mencakup pemahaman terhadap perbendaharaan kata yang ada dalam bacaan, yang diharapkan mengikuti aturan tata bahasa yang baku.
Baca Juga: Rekomendasi Kuliah Negeri dan Swasta Murah di Malang: Pilihan Universitas dengan Biaya Terjangkau
Peserta akan dihadapkan pada teks-teks dengan bahasa baku, baik dalam hal tata bahasa maupun kosakata.
2. Strategi Kognitif Selain kemampuan berbahasa, peserta juga perlu memiliki keterampilan kognitif untuk memahami konteks yang melingkupi teks.
Konteks ini bisa berupa teks-teks dari berbagai bidang, seperti ilmu pengetahuan alam (sains dan teknologi) maupun ilmu sosial dan humaniora.
Pemahaman terhadap berbagai jenis teks, mulai dari teks umum, sastra, saintek, hingga sosial humaniora, akan diuji melalui kemampuan peserta untuk menganalisis dan menafsirkan informasi yang disajikan.
Baca Juga: Berapa Jumlah Soal UTBK SNBT 2025? Ini Rincian Lengkapnya Berdasarkan Informasi dari SNPMB Kemdikbud
Jenis-Jenis Teks dalam Tes Literasi
Teks yang digunakan dalam Tes Literasi UTBK SNBT 2025 dibagi ke dalam empat kategori utama:
- Teks Umum: Teks yang berisi informasi umum atau inspiratif.
- Teks Sastra: Teks berupa novel atau karya sastra lainnya.
- Teks Saintek: Teks yang berkaitan dengan sains dan teknologi.
- Teks Sosial Humaniora: Teks yang berhubungan dengan ilmu sosial dan humaniora.
Baca Juga: Viral di Indonesia, Ternyata Pemilik Studio Ghibli Merasa Terhina dengan Tren di ChatGPT
Peserta akan diminta untuk menginterpretasikan dan menganalisis berbagai unsur dalam teks, baik itu dalam bentuk eksplanasi, ulasan, maupun argumen.
Keterampilan Kognitif yang Diuji
Berikut adalah keterampilan kognitif yang diharapkan dari peserta UTBK SNBT 2025 dalam menghadapi tes literasi:
1. Menggali dan Mengungkapkan Informasi: Peserta diharapkan dapat menemukan inti bacaan dan menyimpulkan informasi yang disampaikan dalam teks, baik itu teks inspiratif maupun teks ilmiah.
Baca Juga: Tingkatkan Status Tanah Girik Menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM), Begini Caranya!