TITIKTEMU.CO -Tes Literasi menjadi salah satu komponen penting dalam Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025.
Tes ini terdiri dari tiga jenis, yaitu Tes Literasi Bahasa Indonesia, Tes Literasi Bahasa Inggris, dan Tes Penalaran Matematika.
Dalam tes literasi ini, peserta akan dihadapkan pada 30 soal dalam Bahasa Indonesia dengan waktu pengerjaan 42,5 menit, serta 20 soal dalam Bahasa Inggris yang harus diselesaikan dalam waktu 20 menit.
Baca Juga: 10 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dengan Beasiswa Jalur Nilai UTBK SNBT 2025
Fokus pada Literasi Membaca
Tes literasi dalam UTBK SNBT 2025 menekankan pada Literasi Membaca (Reading Literacy), yang merupakan kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merenungkan, dan berinteraksi dengan teks secara aktif.
Tujuan utamanya adalah untuk membantu peserta mengembangkan pengetahuan, mencapai tujuan, dan berpartisipasi secara lebih efektif dalam masyarakat.
Baca Juga: Habbie Produk Minyak Telon Lokal Go Global, UMKM Binaan BRI Sukses Ekspor ke Mancanegara
Literasi membaca tidak hanya sekadar membaca teks, tetapi juga melibatkan proses aktif dalam membangun makna bacaan melalui interaksi antara pembaca dan teks.
Oleh karena itu, peserta UTBK SNBT 2025 perlu memiliki keterampilan penalaran serta strategi membaca yang efektif untuk memahami dan mengonstruksi makna dari seluruh bacaan.
Baca Juga: 14 Jurusan Kuliah dengan Prospek Kerja Cerah di 2025, Acuan Penting Memilih Jurusan saat SNBT
Kompetensi Kebahasaan dan Strategi Kognitif
Ada dua hal utama yang akan dinilai dalam Tes Literasi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris UTBK SNBT 2025, yaitu kompetensi kebahasaan dan strategi kognitif. Berikut penjelasannya:
1. Kompetensi Kebahasaan Peserta UTBK SNBT 2025 akan diuji mengenai penguasaan bahasa yang digunakan dalam teks, baik itu dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris.