pendidikan

Kisah Hayya Raisa, Usia 20 Tahun Raih Gelar S1 dan Lulus Cumlaude di UGM

Minggu, 16 Maret 2025 | 16:00 WIB
Hayya Raisa Maharani (20), menjadi wisudawan termuda Prodi Sarjana yang diluluskan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM)

TITIKTEMU.CO, Perasaan senang dan haru dirsakan oleh Hayya Raisa Maharani (20), sebagai wisudawan termuda Prodi Sarjana yang diluluskan oleh Universitas Gadjah Mada wisuda lalu.

Gadis lulusan prodi  International Undergraduate Program (IUP) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada yang kerap dipanggil Hayya ini mengaku tak menyangka bahwa ia dapat menyelesaikan kuliahnya dengan waktu yang cepat. Terlebih menjadi wisudawan termuda di periode ini di usianya masih menginjak 20 tahun 5 bulan itu yang berhasil lulus dengan IPK 3,76.

Ia pun mengaku mengaku deg-degan dan juga senang karena sudah mencapai chapter baru di kehidupannya saat ini, meski tak dapat dipungkiri di waktu yang sama ada perasaan sedih karena ia akan berpisah dengan teman-temannya dan juga dengan kampus UGM. “Perasaan seneng banget sih pasti bisa menyelesaikan S1 setelah perjuangan 3,5 tahun terakhir dan setelah ngelewatin suka dukanya kemarin,” ujarnya.

Baca Juga: 15 Jurusan UGM dengan Persaingan Rendah di SNBT 2025,Peluang Lebih Besar Masuk UGM di SNBT 2025

Hayya mengaku ia bisa menyelesaikan studi di usia muda dikarenakan ia mengikuti kelas akselerasi di bangku SMA sehingga bisa lulus pada waktu 2 tahun.“Di SMA saya sempat mengikuti program akselerasi jadi lumayan ngebantu juga ngerjain sesuatu dengan cepat, seperti mengerjakan skripsi,“ ujarnya.

Adapun topik skripsinya yang diambilnya adalah “Parental Differential Treatment And Its Predictive Impact on Romantic Attachment Style Among Indonesian University Students”. Ia menjelaskan bahwa ia meneliti tentang bagaimana perbedaaan perlakuan atau pola asuh orang tua dapat berpengaruh pada pola kelekatan romantis yang dimiliki oleh mahasiswa di Indonesia. Hayya menceritakan sedikit bahwa dalam prosesnya, ia sempat merasa demotivasi dan sedikit kesulitan selama proses bimbingan dikarenakan proses pengerjaan skripnya yang full online, dan juga membuatnya jauh dari teman-teman seperjuangan.

Hayya bercerita, selama masa kuliah ia tidak hanya berkutat hanya mengikuti perkuliahan saja. Di tahun ketiganya, tepatnya di semester 5 ia menjadi penerima awardee dari program  Indonesian International Student Mobility Awards (IISSMA) di University College Cork (UCC), Irlandia. Menurutnya, melalui program ini ia dapat mengikuti pelajaran dari disiplin ilmu yang berbeda, sehingga membuatnya belajar akan perspektif-perspektif baru.

Baca Juga: Fendryan Gabriel, Anak Pekerja Migran Asal NTT Yang Bergelut Untuk Raih Sarjana di UGM

Selain mengikuti kegiatan akademik, saat menjalani program IISMA pun ia sempat mengikuti beberapa program di luar akademis seperti menjadi Co-Student Representative di IISMA yang tugasnya adalah mendampingi para awardee lain di UCC dari awal sampai akhir. 

Tak hanya itu,  selama IISMA ia pun bersama awardee lainnya sempat menyelenggarakan dua program yaitu Rona Jiwa dan Widyaloka untuk memperkenalkan budaya Indonesia di sana, dan juga menjadi ketua dari Campaign SDGS dan juga online talkshow yang mempromosikan IISMA dan studi di luar negeri terlebih di area United Kingdom dan juga Ireland.

“Dari seluruh pengalaman tersebut, saya merasa selain mempelajari banyak skills saya pun merasa tambah percaya diri dengan mencoba banyak hal,” ungkapnya.

Ditanya soal alasan dirinya tertarik memilih kuliah prodi Psikologi, Hayya mengaku tertarik mengetahui bagaimana jalan pikiran dan juga tingkah laku manusia dalam bekerja.

Tak hanya itu, dengan mempelajari psikologi pun ia dapat lebih memahami tentang isu-isu kesehatan mental, yang menurutnya tak kalah penting dengan kesehatan fisik. Ia pun berharap dapat menjadi psikolog dan membantu banyak orang nantinya.

Baca Juga: Walau Aktif Berorganisasi , Lintang Berhasil Lulus Sarjana Tercepat di UGM

“Tentunya psikologi bakal sangat sangat berguna di berbagai aspek kehidupan, dan tentunya saya akan menerapkan hal-hal yang sudah saya pelajari ke dalam keseharian untuk memahami diri saya sendiri dan juga hal-hal lain dengan lebih baik dan tentunya untuk mengembangkan diri,” ucapnya.

Halaman:

Tags

Terkini