pendidikan

Menag Nasaruddin Umar Jelaskan Urgensi Niat Puasa: Ramadan, Momentum Memperbaiki Niat dan Memulai Hal Besar

Kamis, 6 Maret 2025 | 15:30 WIB
Menag jelaskan urgensi niat puasa di Masjid Istiqlal setelah sholat tarawih (kemenag.go.id)

TITIKTEMU.CO- Menteri Agama Nasaruddin Umar mengawali malam pertama Salat Tarawih Ramadan 1446 H di Masjid Istiqlal dengan sebuah pesan mendalam: niat adalah inti dari setiap ibadah.

Dalam ceramahnya, beliau menekankan bahwa ibadah tanpa niat kehilangan maknanya.

> "Kalau puasa tanpa niat itu diet, kalau sholat tanpa niat itu olahraga. Inti dari setiap ibadah adalah niat. Kalau kita lupa berniat, ini persoalan dalam ibadah kita,” ujar Menag Nasaruddin Umar di Jakarta, Jumat (28/2/2025).

Sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal, beliau mengajak jamaah untuk selalu memperbaiki niat sebelum berpuasa dan beribadah. Menurut pendekatan fiqh, niat adalah syarat sahnya ibadah.

Baca Juga: Hari Pers Nasional, Menag: Pers Pencerah Umat Lestarikan Alam untuk Ketahanan Pangan

Perbedaan Pendapat Ulama Tentang Niat Puasa

Dalam ceramahnya, Menag juga menjelaskan dua pendapat ulama besar tentang niat dalam puasa Ramadhan:

1. Imam Syafi’i berpendapat bahwa niat harus dilakukan setiap malam sebelum berpuasa.

Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan tidak menunda niat hingga sahur, karena sahur sudah masuk waktu pagi.

2. Imam Abu Hanifah, yang merupakan guru Imam Syafi’i, berpendapat bahwa cukup berniat sekali di awal Ramadan untuk mencakup seluruh bulan.

> “Tolong ingatkan keluarganya, jadilah mubaligh dan guru di rumah masing-masing,” pesan Menag kepada jamaah.

Baca Juga: Menag Minta Tingkatkan Intensitas Koordinasi Jelang Operasional Haji

Ramadhan, Waktu yang Tepat Memulai Hal Besar

Menag juga mengajak umat Islam untuk memanfaatkan awal Ramadan sebagai momentum untuk memulai hal-hal besar dalam hidup.

Halaman:

Tags

Terkini