Baginya, geografi adalah perpaduan unik antara ilmu sosial dan ilmu alam, yang memberinya wawasan luas tentang dunia.
Baca Juga: Seminggu Pelunasan Biaya Haji, 86.950 Kuota Jemaah Reguler Sudah Terisi
Selama kuliah, Janu menunjukkan prestasi yang luar biasa.
Ia tidak hanya aktif dalam akademik, tetapi juga mengikuti berbagai kegiatan pertukaran pelajar dan summer school di luar negeri.
Salah satunya adalah program summer school di Universitiet Utrecht, Belanda.
Setelah menyelesaikan studinya dalam 3 tahun 8 bulan, Janu lulus dengan predikat lulusan terbaik di UNY. Namun, perjalanannya tidak berhenti di situ.
Mendapatkan Beasiswa LPDP dan Studi di Inggris
Usai lulus S1, Janu sempat bekerja di sebuah startup pendidikan daring.
Namun, keinginannya untuk melanjutkan studi lebih tinggi mendorongnya untuk mengambil langkah besar: mengikuti tes IELTS dan mendaftar beasiswa LPDP.
Pada tahun 2016, Janu berhasil mendapatkan beasiswa LPDP dalam program afirmasi untuk mahasiswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu.
Ia diterima di University of Birmingham, Inggris, dalam program Human Geography, bidang yang lebih menekankan aspek sosial dalam ilmu geografi.
Selama kuliah di Inggris, Janu semakin memperluas wawasannya.
Ia juga pernah mengikuti program Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) di Arizona State University, Amerika Serikat, untuk mempelajari Civic Engagement.