TITIKTEMU.CO-Dalam perjalanan hidup, ada mereka yang memilih untuk merantau jauh, menimba ilmu dan pengalaman di negeri orang.
Namun, tak sedikit pula yang kembali dengan tekad untuk membangun tanah kelahiran.
Hardika Dwi Hermawan, atau akrab disapa Dika, adalah salah satu dari mereka. B
Berkat beasiswa LPDP, ia berhasil menyelesaikan studinya di Hong Kong University. Tapi baginya, pencapaian itu bukan sekadar tiket untuk menetap di luar negeri.
Sebaliknya, itu adalah awal dari misi besar: membangun desa dan memberdayakan pemuda Indonesia.
Jika tagar #KaburAjaDulu yang sempat trending sebagai ungkapan kegelisahan generasi muda yang sulit mencari peluang di dalam negeri dan memilih pergi ke luar negeri.
Yang mengikuti tren #kaburajadulu sempat mendapatkan respons sebagai warga Indonesia yang tidak patriotik dan kurangnya nasionalisme pada diri mereka?
Tetapi Hardika Dwi Hermawan yang biasa disapa Dika telah membuktikan bahwa pergi bukan berarti lari, tetapi mencari ilmu, pengalaman, dan wawasan—untuk kembali dengan lebih banyak bekal membangun tanah air.
Berikut adalah artikel yang telah dimodifikasi dengan menambahkan informasi tentang Hardika Dwi Hermawan, perjuangannya menempuh pendidikan, serta perannya dalam pengembangan desa melalui Desamind.
Perjalanan Anak Desa Menuju Dunia Internasional
Hardika Dwi Hermawan, atau yang akrab disapa Dika, adalah sosok inspiratif yang membuktikan bahwa mimpi besar bisa diraih dari desa kecil.
Lahir di Desa Cipaku, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, ia tumbuh dalam keluarga pendidik yang menanamkan kecintaan pada ilmu pengetahuan sejak dini.