Menurut Ruchman Basori, Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, para santri harus mempersiapkan diri dengan baik sebelum mendaftar. Beberapa syarat utama yang perlu diperhatikan:
- Menghafal minimal 10 juz Al-Qur’an
- Memiliki nilai akademik yang baik
- Mengikuti seleksi yang mencakup TOEFL IPT, tes akademik, dan wawancara
- Lulusan Madrasah Aliyah, Mu’adalah Pesantren, atau PDF Tingkat Ulya
Testimoni & Dukungan dari Pengasuh Pesantren
KH. Abdul Latif Malik, Lc, Pengasuh PP Al Muhajirin III, menyampaikan bahwa Kemenag telah memberikan peluang besar bagi santri. “Sudah ada beberapa santri kami yang diterima di Universitas Indonesia dengan LoA, tinggal menunggu seleksi BIB Kemenag,” ujarnya.
Sementara itu, Maslahatul ‘Ammah, S.Ag., S.Q., M.A, Pengasuh PP Al Mubtadien Bahrul Ulum, menegaskan bahwa sosialisasi beasiswa ini adalah kesempatan emas. “Para santri harus semangat dan mempersiapkan diri agar bisa bersaing di dunia akademik,” katanya.
Bagaimana Cara Mendaftar?
Bagi santri yang memenuhi syarat, pendaftaran dapat dilakukan melalui website resmi Kemenag dan LPDP.
Proses seleksi dilakukan secara bertahap, dengan penilaian yang transparan dan profesional.
Informasi lebih lanjut & pendaftaran: www.kemenag.go.id
Baca Juga: Beasiswa Kemenag RI 2025: Syarat dan Ketentuan Kuliah di Universitas Al-Azhar Cairo
Beasiswa ini adalah langkah besar dalam mendukung santri sebagai calon pemimpin bangsa.
Dengan akses pendidikan yang lebih luas, santri tidak hanya bisa mendalami ilmu agama, tetapi juga mengembangkan keterampilan akademik dan profesional mereka.
Segera persiapkan diri, tingkatkan hafalan, dan daftar sekarang! Jangan sampai kesempatan ini terlewat!***