3. Peluang Riset dan Visiting Scholar
Kerja sama ini juga membuka jalan bagi dosen-dosen Indonesia untuk melakukan riset atau menjadi visiting scholar di berbagai universitas di Amerika Serikat.
Program ini tidak hanya akan memperkuat kompetensi dosen, tetapi juga membuka akses ke penelitian internasional yang relevan.
4. Joint Research
Program ini memungkinkan adanya penelitian bersama antara akademisi Indonesia dan Amerika Serikat.
Fokus penelitian ini akan mencakup berbagai topik, termasuk isu-isu yang relevan dengan komunitas Muslim. Hal ini diharapkan dapat memperkaya wawasan akademik kedua belah pihak.
Baca Juga: Kantor Badan Pertanahan Nasional Buka Lowongan Kerja 2025: Peluang Emas Bagi Anda!
5. Twinning Program dengan PTK
Kerja sama ini juga mendorong perguruan tinggi keagamaan (PTK) di Indonesia untuk membuka twinning program dengan universitas di Amerika.
Salah satu contohnya adalah program yang sedang direncanakan antara Amerika Serikat dengan PTIQ Jakarta.
6. Bimbingan dari Alumni Fulbright
Alumni penerima Fulbright yang telah menyelesaikan studi mereka di Amerika juga akan dilibatkan untuk memberikan bimbingan kepada lembaga pendidikan keagamaan di Indonesia.
Para alumni ini akan mengunjungi pondok pesantren untuk berbagi pengalaman, memberikan motivasi, dan memberikan wawasan global.
Baca Juga: Kemenag Siapkan Calon Penerima Beasiswa Lewat Pemetaan Bahasa Inggris