TITIKTEMU.CO-Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Keagamaan (Puspenma) sedang giat-giatnya mempersiapkan calon penerima beasiswa yang berkualitas.
Salah satu langkah terbarunya adalah program Pemetaan Kapasitas Bahasa Inggris, yang diadakan bekerja sama dengan Indonesian International Education Foundation (IIEF).
Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris para calon awardee beasiswa dari berbagai latar belakang.
Pemetaan ini berlangsung di lima kampus utama di Indonesia, melibatkan total 354 peserta yang terdiri dari santri, ustaz, kyai, guru, dosen, alumni pendidikan keagamaan, hingga pegawai Kemenag.
Dengan hasil pemetaan ini, Kemenag berharap dapat memberikan pembekalan yang lebih fokus untuk meningkatkan kemampuan peserta, khususnya dalam memenuhi syarat TOEFL ITP, salah satu kunci untuk meraih beasiswa.
Melibatkan Kampus Strategis di Dua Tahap
Program ini dilaksanakan dalam dua tahap di berbagai wilayah Indonesia:
1. Angkatan I:
- UIN Sunan Ampel Surabaya
- UIN Alauddin Makassar
- UIN Antasari Banjarmasin
2. Angkatan II:
- UIN Sunan Gunung Djati Bandung
- UIN Raden Patah Palembang
Baca Juga: Manfaatkan Kesempatan! Program Beasiswa PKU-PKUP dari LPDP untuk Cetak Ulama Bertaraf Internasional
Setiap lokasi dipilih karena posisinya yang strategis sebagai pusat pengembangan pendidikan agama dan bahasa.
Bahasa Inggris: Bekal Utama untuk Masa Depan