TITIKTEMU.CO-IPB University kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadapi tantangan global dengan meresmikan Agri Photovoltaic Research Station di Kebun Pendidikan Cikabayan, Kampus IPB Dramaga, Bogor, pada 22 November 2024.
Stasiun penelitian ini merupakan yang pertama di Indonesia yang mengintegrasikan sektor pertanian dengan energi terbarukan berbasis panel surya, menjadikannya tonggak penting dalam pengembangan inovasi teknologi di bidang pertanian dan energi.
Agri-Photovoltaic Research Station yang memiliki kapasitas 50.000 watt ini memanfaatkan cahaya matahari untuk dua tujuan utama.
Selain untuk meningkatkan hasil pertanian, stasiun ini juga menghasilkan listrik yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk mengisi daya kendaraan listrik dan mendukung operasional smart greenhouse yang direncanakan untuk dibangun di kawasan yang sama.
Dengan fasilitas ini, IPB University memperkenalkan konsep baru yang mengedepankan keberlanjutan melalui pemanfaatan energi terbarukan.
Rektor IPB University, Prof Arif Satria, dalam sambutannya menyatakan bahwa IPB University terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tantangan global melalui kebijakan inovatif yang relevan dengan Revolusi Industri 4.0.
Ia menekankan pentingnya integrasi teknologi baru seperti kecerdasan buatan (AI), big data, dan teknologi terbarukan lainnya dalam mendukung pendidikan dan riset di bidang pertanian.
“IPB University berkomitmen untuk berkontribusi melalui inovasi pendidikan dan kolaborasi global dalam menghadapi tantangan zaman,” ujar Prof Arif. Sebagai bagian dari upaya tersebut, IPB University telah meluncurkan program studi baru, seperti Prodi Smart Agriculture, yang bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda yang kompeten dalam menghadapi dunia pertanian yang semakin terhubung dengan teknologi.
Prof Arif juga menambahkan bahwa pembangunan smart greenhouse dan pengembangan Agri-Photovoltaic Research Station adalah inisiatif penting dalam mewujudkan visi IPB University, yang tidak hanya fokus pada peningkatan hasil pertanian, tetapi juga pada keberlanjutan sektor energi.
Baca Juga: Kisah Syaikha Wisudawan SV UNDIP, Disunting Empat Perusahaan Dalam sebulan
"Terima kasih kepada pihak Korea atas dukungan besar terhadap berbagai program inovasi di IPB University,” ucapnya, mengapresiasi kolaborasi internasional yang turut memperkuat proyek ini.
CEO Envelops Co, Sung Yong, yang turut hadir dalam acara peresmian, mengungkapkan bahwa Agri-Photovoltaic adalah contoh nyata dari kolaborasi dan inovasi untuk menghadapi tantangan perubahan iklim.