TITIKTEMU.CO - Sebagian orang menilai Canva merupakan platform yang memiliki fitur yang lengkap untuk menghasilkan karya desain visual yang menarik.
Siapa sangka, dulunya Canva hanyalah platform yang digunakan untuk membuat buku tahunan di sekolah menengah atas (SMA) di Australia.
Dikutip dari Zero To One, kini platform desain itu kian berkembang dan memiliki lebih dari 135 juta pengguna.
Lantas, siapakah sebenarnya sosok di balik keberhasilan Canva menjadi salah satu platform desain yang populer di dunia? Berikut ini ulasan selengkapnya.
Baca Juga: Syed Saquib: Kisah Inspiratif Kandidat Doktor Termuda ITB, Lulus di Umur 25 Tahun
Awal Mula Kemunculan Canva
Melanie Perkins dan Cliff Obrecht adalah pasangan suami istri asal Australia yang mendirikan perusahaan Fusion Books pada tahun 2007 silam.
Melanie bersama sang suami dikenal mampu membuat para siswa di Australia berkreasi dalam mendesain buku tahunan sekolah mereka dengan kreatif.
Seiring waktu, Fusion Books menjadi pemasok buku tahunan terbesar di Australia.
Keberhasilan Melanie dan Cliff itu menarik minat seorang pebisnis Cameron Adams asal Amerika Serikat (AS) untuk menciptakan platform sederhana untuk para desainer.
Baca Juga: HOREEE! UMP Jawa Tengah 2025 Naik, Cek UMK Kota Semarang 5 Tahun Sebelumnya
Pada tahun 2013, menjadi awal kemunculan platform Canva yang kala itu dirancang khusus untuk 50 ribu pengguna.
Platform Desain yang Sederhana
Dalam menjalankan perusahaan Canva, Melanie bertindak sebagai CEO yang memiliki misi untuk memberdayakan setiap orang di dunia untuk mendesain apapun sesuka hati mereka.
Selain itu, Melanie yang dibantu oleh Cliff dan Adams juga memiliki misi ingin melakukan kebaikan sebanyak mungkin kepada orang lain.