Karena dengan jadwal yang visual, anak dapat lebih mandiri dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
Ketiga, jadwal harian juga membantu anak dengan autisme lebih mudah transisi.
Karena peralihan dari satu aktivitas ke aktivitas lainnya terkadang sulit dilakukan individu autistik, dengan jadwal harian membuatnya menjadi lebih mudah beralih dari aktivitas satu ke yang lainnya.
Keempat, jadwal harian juga membantu anak dengan autisme meningkatkan fokusnya.
Jadwal membantu anak tetap fokus pada tugas yang sedang dikerjakan, sedangkan anak dengan autisme biasanya disertai kesulitan fokus dan konsentrasi.
Kelima, jadwal harian juga membantu perkembangan keterampilannya.
Karena jadwal harian dapat digunakan untuk melatih berbagai keterampilan, seperti keterampilan sosial dan akademik.
Tips Membuat Jadwal Harian yang Efektif
Untuk membuat jadwal harian yang sesuai dengan kondisi anak dengan autisme ada beberapa tips yang bisa diikuti, yaitu:
1.Visual dan sederhana.
Gunakan gambar atau simbol sederhana yang mudah dipahami anak.
2. Fleksibel.
Jadwal harus fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan anak dan keluarga.