TITIKTEMU.CO, Berasal dari keluarga yang kekurangan, Sayla Maliatul Marzuqohsiswi yang baru saja lulus Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Semarang ini, berhasil mendapatkan beasiswa kuliah di Hongkong University of Science and Technology (HKUST).
Sayla tercatat sebagai salah satu penerima beasiswa Indonesia Maju (BIM) Program Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan III, dari Pusat Prestasi Nasional Kemendikbudristek. Dia mendapat kabar lolos program BIM ini pada 1 Mei 2024.
Raihan ini tentunya tak serta merta direngkuh begitu saja. Sayla adalah siswa yang mandiri dan berprestasi, yang dengan tekad kuat sudah mulai berusaha mengejar cita-citanya sejak kelas X MAN 1 Kota Semarang.
Sayla sudah mendapat banyak prestasi hingga ke tingkat internasional, di antaranya, juara II Asean Junior Robotic yang diadakan di Thailand pada 2021. Gadis kelahiran Malang ini juga sempat menjadi finalis Myres Kementerian Agama RI 2022.
Berupaya untuk lulus dan bisa sekolah di luar negeri, Sayla sudah mempersiapkan diri sejak kelas XI. “Waktu kelas XI saya mendaftarkan diri sebagai penerima BIM untuk dibina dan dibimbing bersekolah di luar negeri. Dan Alhamdulillah, dari sekitar 1.200 siswa se-Indonesia, terpilih 160 siswa termasuk saya,” jelas Sayla.
Sayla mengambil jurusan Enviromental Management and Technology. “Essay saya sebagai proposal seleksi BIM ini adalah tentang kontribusi isu lingkungan untuk Indonesia. Essay saya paparkan dalam Bahasa Inggris,” kata Sayla.
Baca Juga: Kalahkan 15 Negara di Dunia , Mahasiswa UIN Walisongo Meraih Medali Emas Dalam Kompetisi di Turki
Sayla menyebutkan kiat khusus mendapatkan beasiswa ini utamamya adalah restu dari orang tua dan niat yang kuat. “Banyak faktor untuk sampai ke titik ini, tapi yang utama adalah niat dan restu dari orang tua,” kata Sayla.
Tekad Sayla untuk berprestasi pun ini berangkat dari keterbatasan ekonomi keluarga. Ibunda Sayla, Sri Puji Utama (57) adalah single parent yang membesarkan Sayla sedari SD. Untuk memenuhi kebutuhannya, Sayla berinisiatif ikut berjualan makanan dan alat tulis ketika SMP di Semarang.
“Saya TK dan SD di Malang. Kemudian SMP pindah Semarang. Sejak SMP ada ide untuk bantu mama jualan makanan dan alat-alat tulis di koperasi,” ungkap Sayla.
Kemandirian dan kegigihan Sayla selama mengeyam pendidikan pun membuahkan hasil. Sayla akhirnya diterima sebagai mahasiswa HKUST dengan beasiswa penuh.
Baca Juga: Jihad Santri Sekarang Turun Di Kancah Perekonomian Dan Menguasai Teknologi
Prestasi Sayla ini diakui oleh Kepala MAN 1 Kota Semarang, Tasimin. Diungkapkan Tasimin, Sayla adalah siswi yang rajin dan gigih, baik di akademik maupun non akademik. “Semua kegiatan dia ikuti dan kita fasilitasi. Dan saya bangga, Sayla bisa mendapatkan beasiswa ke luar negeri,” kata Tasimin.
Saat ini, Sayla mempersiapkan diri untuk berangkat ke Hongkong pada Agustus 2024.