pendidikan

Catat ya, Ini Format Baru Untuk Kompetisi Sains Madrasah 2024

Jumat, 17 Mei 2024 | 17:00 WIB
Siswi Madrasah (Kemenag)

TITIKTEMU.CO, Kementerian Agama akan kembali menggelar Kompetisi Sains Madrasah (KSM). Untuk tahun ini, KSM akan digelar dengan sistem dan format baru.

KSM akan digelar secara berjenjang. Untuk tingkat Kab/Kota, KSM akan mulai digelar pada Juni 2024. Sementara tingkat nasional, KSM akan digelar pada September 2024 di Ternate, Maluku Utara.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Sidik Sisdiyanto mengatakan, pihaknya akan segera merilis Petunjuk Teknis (Juknis) pelaksanaan KSM. Nantinya, Merit System akan menjadi system yang digunakan pada kompetisi tahunan ini.

Baca Juga: Karena Aplikasi Anti Pencurinya, Siswi Madrasah Yogyakarta Raih Silver Medal I-FEST 2024 di Tunisia

“Konsekuesi dari sistem ini adalah jumlah peserta pada tiap provinsi. Bisa jadi ada beberapa provinsi yang bisa mendapatkan peserta lebih banyak,” tegas Sidik Sisdiyanto di Jakarta, Jumat (17/5).

"Oleh karenanya, dukungan dari Kanwil sangatlah penting. Beberapa perubahan sistem pada KSM 2024 ini merupakan salah satu upaya kita untuk menuju ‘Madrasah Maju Bermutu dan Mendunia’,” sambungnya.

Sidik berharap, perbaikan sistem ini diikuti dengan upaya perbaikan sistem dalam proses pengelolaan ekstrakurikuler dan pola kompetisi di tingkat dasar. "Tentunya kami juga meminta segenap Kabid Madrasah di Kanwil Kemenag Provinsi untuk mendorong dan memaksimalkan semua madrasah agar ikut terlibat dan berpartisipasi dalam KSM. Karena KSM ini dibuka seluas luasnya bagi siswa madrasah baik individual maupun beregu, bahkan lintas madrasah," ungkap Sidik

Upaya ini ditujukan agar madrasah terbiasa melakukan kolaborasi untuk kemajuan madrasah. Sidik menegaskan bahwa tak boleh ada madrasah yang maju sendirian.

Baca Juga: Samsung Innovation Campus Batch 5, Madrasah Mana Saja Yang Lolos

"KSM ini hanyalah alat. Tujuan utamanya adalah memberi kesempatan mengembangkan bakat minat dan mengukir prestasi dalam sebuah sistem yg teratruktur, massif dan terukur demi perbaikan mutu proses pendidikan di satuan pendidikan madrasah," tandas Sidik.

 

Kasubdit Kesiswaan Madrasah, Imam Bukhori mengajak para Kabid untuk mensosialisasikan Juknis yang akan rilis ini dengan masif dan komprehensif secara berjenjang sekaligus mengatur strategi pengiriman kontingen.

"Kami berharap hingga guru pembimbing tingkat madrasah pun harus tahu dan memahami sistem dan juknis baru ini. Mari kita sukseskan perhelatan besar yang ditunggu-tunggu para siswa madrasah kita" tukas Imam.

Tags

Terkini