pendidikan

Meriahkan Bulan Menggambar Indonesia, GoART Pameran di Museum Keraton, Dengan Mengusung Tema Heritage

Selasa, 14 Mei 2024 | 19:30 WIB
Ritual di Makam Imogiri karya Erwan Widyarto (Forum Drawing Indonesia (FDI))

Baca Juga: PROFIL PRAJOGO PANGESTU: Si Taipan dari Kalimantan yang Kini Menjadi Orang Terkaya di Indonesia, Berapakah Kekayaannya Sekarang?

Animas di dinding Museum Wahanarata (Forum Drawing Indonesia (FDI))

Bicara lebih khusus soal Cultural Heritage, maka bisa terbagi dalam kategori: benda, bangunan, struktur, situs dan kawasan. Para peserta pun mengeksplorasi beberapa kategori heritage tersebut.

Ada yang mengangkat situs seperti Gerbang Cepuri Selo Gilang Lipuro di Situs Gilangharjo (Tri Wiyono), Situs Perjanjian Giyanti (Juwanto), bangunan Tamansari (Djoko Sardjono, Djumadi, Firmanto), kawasan Keraton Yogya (Agung Suhastono), kawasan Masjid Kotagede (Agung Suharyadi, Erwan Widyarto).

Baca Juga: INFO HAJI 2024 : Ini Alasan Kenapa Paspor Jemaah Haji Harus Ada Di Tas Selempang

Sejumlah penggambar mengangkat bangunan candi dalam karyanya. Ada Candi Plaosan (Sentot). Ada Kompleks Candi Dieng (Djenthot Subechi), dan Pesona Candi Prambanan (Agus Nuryanto). Ada pula yang menggambar patung yang biasa menjadi bagian candi seperti Patung Prajnaparamita (Agung Suryahadi), Arca Gupala (Nur Arifin) dan Sang Buddha (Aileen Nathania).

Para penggambar itu menampilkan beragam gaya dan aliran. Ada yang realis, impresif, abstrak, surealis dan sebagainya.

Baca Juga: BAKAL MEMBUAT KAMU TERPIKAT! Simak Spesifikasi dan Harga HP Oppo A79 5G Terbaru Mei 2024, Fitur Unggulan dan Desain Memukau

Semuanya menunjukkan bahwa menggambar adalah salah satu bentuk komunikasi visual milik semua orang tanpa pandang bulu dan sangat mudah untuk dilakukan. Terbukti dalam pameran Heritage ini ada peserta lansia, ada remaja dan ada anak-anak.

Kekayaan heritage tersebar di Nusantara, sehingga kendati diadakan di Yogya, peserta pameran berasal dari beragam daerah, mengangkat kekayaan heritage dari kota lain. Seperti Klenteng Tae Kak Sie Semarang (Nanang Widjaya), Bedhaya Ketawang Surakarta (Moelyoto), Lampung Heritage (CH Sapto Wibowo), Sudut Kota Lama Banyumas (Djenthot Subechi), dan Pasar Triwindu Solo (Juwanto).

Baca Juga: LIGA INGGRIS: Aston Villa Imbangi Liverpool, Satu Tiket Liga Champions Masih Menjadi Rebutan

Menggambar adalah upaya mengimitasi keindahan. Maka, luangkan waktu, saksikan keindahan goresan para perupa GoART kali ini. Anda bisa menyaksikan pameran ini dan juga menikmati koleksi kereta di Kagungan Dalem Museum Wahanarata, Keraton Yogyakarta.

Masuk ke Museum Wahanarata, Anda juga akan melihat kekayaan heritage. Banyak warisan benda cagar budaya di museum ini. Anda juga bisa membuat karya (dengan mewarnai gambar) lalu gambar itu akan menjadi gambar animasi yang bisa dilihat langsung. Setelah gambar Anda discan, akan muncul di layar dinding. Anda bisa menjadi seorang animator dadakan.

Baca Juga: Sinopsis Film Only The Brave, Aksi Heroik Pemadam Kebakaran Hutan Yang Bertaruh Nyawa

Tapi ingat untuk masuk museum Anda harus membeli tiket. Setelah itu dapat bonus melihat pameran bertema Heritage ini. Catat tanggalnya 18-31 Mei 2024, setiap hari Senin libur.

Halaman:

Tags

Terkini