Desa Wisata Favorit, Mulai dari Nglanggeran Gunung Kidul hingga Wae Rebo di Nusa Tenggara Timur

photo author
Leonardo Pamungkas, TitikTemu.co
- Senin, 3 Januari 2022 | 13:18 WIB
Desa Wisata Wae Rebo, Manggarai, NTT (Instagram @waerebo.official)
Desa Wisata Wae Rebo, Manggarai, NTT (Instagram @waerebo.official)

Desa Wisata Tetebatu, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat

Desa wisata di kawasan lembah gunung Rinjani ini, Suasananya sejuk dan menyenangkan, bahkan tempat ini dijuluki Ubud versi pulau Lombok.

Pengunjung dapat menikmati pemandangan gunung Sangkareang dan Gunung Rinjani dari desa tersebut sambil jalan-jalan.

Baca Juga: Mau Bikin Akun PayPal Tapi Tak Punya Kartu Kredit? Begini Caranya

Di sini, terdapat pula air terjun Sarang Walet atau Bat Cave yang bisa ditempuh dengan cara berjalan kaki selama 15 menit. Terdapat juga air terjun Kokok Duren.

Wisatawan juga bisa mengunjungi Hutan Monyet dan melihat monyet hitam endemik asli Tetebatu. Wisata eco farm juga ditawarkan di desa wisata ini, termasuk melihat proses pembuatan kopi dan minyak kelapa.

Desa wisata Bonjeruk, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat

Di desa wisata ini, pengunjung bisa melihat berbagai bangunan tua dengan arsitektur Eropa yang kontras dengan suasana pedesaan.

Baca Juga: Ayam Berkokok di Malam Hari Tanda Malaikat Datang? Begini Penjelasan Gus Baha

Desa wisata ini punya alam subur dan menawarkan pengalaman agrowisata beragam, pengunjung dapat mencicipi buah yang dipetik langsung dari kebun.

Di sini juga masih ada permainan tradisional seperti gasing dan enggrang. Jangan lupa dengarkan Membaca Lontar, tradisi membacakan kisah hikayat menggunakan bahasa Sasak.

Desa wisata Lembang Nonongan, Toraja Utara, Sulawesi Selatan

Desa wisata Lembang Nonongan memperlihatkan kehidupan masyarakat untuk dinikmati wisatawan, seperti To Mangrengnge 'Pare yang merupakan kegiatan masyarakat memanen padi.

Baca Juga: Omicron Masuk Surabaya, Dua Pasien Terkonfirmasi Positif Setelah Liburan dari Bali

To Ma’lambuk sebagai kegiatan tumbuk padi, To Mangrengnge’ Utan, kegiatan masyarakat memanen hasil hutan, serta To Mewai sebagai bentuk kegiatan masyarakat mengambil air di sungai.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Indonesia.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X