TITIKTEMU.CO, SOLO - Penggemar barang antik pasti tahu Pasar Triwindu di Solo ini. Lokasinya di tengah kota, di kawasan Ngarsopura tidak jauh dari Pura Mangkunegaran.
Ya, pasar barang antik di Solo menawarkan barang-barang yang dicari para penggemar barang antik.
Bermacam barang atik dipajang membawa ingatan ke masa lalu. Mulai dari radio dan televisi kuno, gramaphone, piringan hitam, mesin ketik, dan pesawat telepon putar.
Baca Juga: Ayo Plesir Ke Tegal, Obyek Wisata Guci Boleh Dikunjungi Kok
Di Pasar Triwindu Solo ini juga bisa ditemukan seterika arang lengkap dengan patung jago di ujungnya. Uang kuno, kaset pita, lampu, dan barang pecah belah.
“Di sini banyak ditemukan barang yang tidak terduga. Perputaran barang sangat cepat, jadi harus sering ke sini,” kata Raharjo, 58, seorang pedagang.
Pasar ini mulai buka sekitar pukul 08.00, namun baru ramai sekitar pukul 10.00. Para pedagang menata barang berjejal di dalam kios, bahkan berderet hingga di emperan.
Baca Juga: Bikin Nendang, Sarapan Pagi Jajan Pasar Mbah Satinem
Tak jarang para pengunjung harus berjalan hari-hati agar tidak menabrak barang-barang. Pengunjung Pasar Triwindu sebagian datang dari luar kota, termasuk wisatawan asing.
Berburu barang antik di Pasar Triwindu ini mengasyikkan. Pengunjung bebas melihat dan bahkan mengorek-ngorek tumpukan barang untuk menemukan yang dicari.
Tawar menawar harga pun terjadi dengan santai. Biasanya, harga jadi barang di pasar ini adalah setengah dari harga yang ditawarkan.
Baca Juga: Kuliner Legendaris Solo Benar-benar Maknyus, Semua Ada di Pasar Gede
“Sebagian besar barang asli, bukan hasil reproduksi. Tapi ada juga yang tiruan. Barang baru tapi model lama. Pembeli harus cermat,” kata Sigit Paiman (54), seorang pedagang.
Paiman menjelaskan sebuah barang antik yang diklaim penjualnya berusia ratusan tahun, mungkin saja baru dibuat sebulan lalu.
Artikel Terkait
Menuju Salatiga Kreatif Kuliner, Salatiga City Of Gastronomy
Benar-benar Lezat, Ini Kuliner Khas Wonogiri yang Bikin Susah Move On
40 Pengusaha Kuliner di Kota Salatiga Dilatih Sajikan Makanan Sehat
Bale Reren, Manjakan Penikmat Kuliner Santap Masakan Khas Sembari Belajar Budaya Jawa