TITIKTEMU.CO
SALATIGA - Walikota Salatiga Yuliyanto mencanangkan kota Salatiga sebagai kota kreatif kuliner. Potensi menjadi kota gastronomy di kota berhawa sejuk itu besar, karena banyaknya pengusaha local yang terjun di bisnis tersebut.
Yuliyanto menyampaikan secara terbuka gagasannya itu saat saat membuka Sinau Bareng Keberlanjutan Salatiga City Of Gastronomy, di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, pekan lalu.
Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan semua unsur di dalam masyarakat harus mendukung Kota Salatiga sebagai City Of Gastronomy, karena ini berkaitan dengan membangun Salatiga sebagai Kota Kreatif kuliner dengan historisnya.
Pencanangan Kota Salatiga sebagai City Of Gastronomy di UNESCO Creative Cities Network (UCCN) harus didukung dan disengkuyung bersama-sama oleh semua pihak untuk menumbuhkan Multiplier Effect ekonomi masyarakat.
Baca Juga: Ingin Bikin Es Kopi Susu Gula Aren? Ini Resepnya
Ini bukan hal gampang, tetapi bukan tak mungkin untuk dicapai. Adanya prinsip partisipatif dan akuntabel masing-masing pilar Lembaga dengan berkontribusi untuk membangun ekosistem kuliner di Salatiga lebih baik dengan menggunakan Hexa Helix bisa menjadi support mewujudkan Salatiga, sebagai kota kuliner kreatif.
Hexa Helix yang dimaksud, di dalamnya terdiri dari community, academy, government, financial institution, business dan media.
“ Ini sebagai tonggak untuk Salatiga dalam menancapkan City Of Gastronomy. Harapannya ini akan bisa diteruskan dan dikembangkan. Ini adalah bagian dari Branding Kota Salatiga. Ini tidak bisa dilakukan oleh Pemerintah saja melainkan harus bersama-sama dan disengkuyung,” Kata Yuliyanto
Baca Juga: 7 Kopi Terbaik di Indonesia, yang Mana Favoritmu?
Sementara itu, Kepala Disbudpar Kota Salatiga, Valentino T. Haribowo mengatakan Sinau Bareng dengan tema Keberlanjutan Salatiga City Of Gatronomy sebagai upaya untuk manyamakan pola pikir tentang Gastronomy, agar bisa satu langkah sehingga nantinya salatiga bisa merebut predikat City Of Gastronomy.
“ Gastronomy ini merupakan mengelola dari hulu ke hilir, menyajikan dan menikmati potensi kuliner di suatu wilayah secara berkelanjutan sehingga memberikan kemanfaatan yang menyeluruh dari sisi ekonomi, politik, budaya, sejarah, pariwisata dan ekonomi kreatif. Ini harus kita gejot di masyarakat,” jelas Valentino.
Baca Juga: Ingin Bikin Es Kopi Susu Gula Aren? Ini Resepnya Selain Salatiga, kota-kota di Indonesia yang sudah masuk sebagai kota kreatif di antaranya Kota Pekalongan, Kota Bandung, dan Kota Ambon.
Vakentino menjelaskan, banyak prestasi yang ditorehkan oleh Pemerintah Kota Salatiga selama ini. Namun akan lebih lengkap bila Kota Salatiga tergabung dalam Unesco Creative Cities Network (UCCN) atau jaringan kota kreatif dunia versi Unesco.