TITIKTEMU.CO - Bukan sekadar destinasi wisata, Desa Nglanggeran di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, adalah perpaduan sempurna antara keindahan alam, budaya lokal, dan keramahan warga.
Desa ini berhasil mengubah wajah pariwisata pedesaan menjadi pengalaman yang autentik dan berkesan, membuat siapa pun yang datang merasa seperti pulang ke rumah sendiri.
Berada sekitar 25 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta, Desa Wisata Nglanggeran dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi sekitar satu jam.
Akses jalan yang baik lengkap dengan papan petunjuk membuat wisatawan tidak kesulitan menemukan desa wisata ini. Memasuki desa, pengunjung akan disambut udara sejuk dengan panorama hijau yang menenangkan.
Baca Juga: Suasana Pagi Seperti Tak Pernah Usai di Desa Ini...
Desa yang Menyatu dengan Alam dan Tradisi
Desa ini berada di kawasan Pegunungan Sewu, wilayah yang diakui UNESCO sebagai bagian dari Global Geopark Network.
Tak heran kalau kontur alamnya menakjubkan, menjadi magnet bagi penunjung: tebing batu raksasa, sawah berundak, hingga langit senja yang indah dari berbagai sudut desa.
Tiket masuk desa wisata pun sangat terjangkau, hanya Rp15.000 per orang di hari biasa, dan Rp20.000 orang khusus saat weekend dan hari libur. Tiket ini mencakup akses ke jalur pendakian dan beberapa spot foto.
Tiket masuk yang murah ini menjadikan Desa Nglanggeran sebagai destinasi favorit bagi wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin menikmati suasana alami tanpa harus jauh dari kota.
Baca Juga: Waktu Berjalan Lambat di Desa Sukomakmur, Tempat Indah yang Menenangkan
Gunung Api Purba: Ikon Alam yang Megah
Daya tarik utama dari desa wisata ini adalah Gunung Api Purba Nglanggeran yang terbentuk sekitar 60–70 juta tahun lalu ini. Bukan gunung aktif, tapi kumpulan batuan andesit yang membentuk lanskap megah dan eksotis.
Bagi pecinta alam dan fotografi, jalur pendakian Gunung Api Purba menjadi aktivitas wajib. Jalurnya tergolong aman dan tidak terlalu panjang, bisa untuk kegiatan keluarga.