Memasuki gim ketiga atau penentu, He Bingjiao mengendalikan permainan dengan meninggalkan Bilqis Prasista 11-4.
Bilqis sudah terlihat kalah stamina dengan He, pemain 19 tahun itu mulai banyak melakukan unforced error di area netting yang sejatinya jadi lumbung poinnya.
Sementara tunggal putri China terus meninggalkan Bilqis dan mendekati ujung permainan saat kedudukan berubah menjadi 18-7. He Bingjiao pun menutup permainan dengan kemenangan 21-7.
Pada dua pertandingan sebelumnya, wakil Indonesia belum bisa memetik poin kemenangan. Pemain tunggal putri, Komang Ayu Cahya Dewi harus mengakui keunggulan Chen Yufei dengan skor 12-21, 11-21.
Baca Juga: Kloter Pertama Berangkat 4 Juni 2022, Indonesia Berangkatkan 241 Kloter Calon Jamaah Haji
Lalu ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma / Amalia Cahya Pratiwi kandas dari pasangan nomor satu dunia Chen Qingchen / Jia Yifan. Febriana / Amalia takluk dengan skor 19-21, 16-21.
Tim Uber Indonesia kalah 0-3 dari China dan harus rela terhenti di babak perempat final. Dan dua pertandingan terakhir tidak dimainkan karena tidak akan berpengaruh pada skor kedudukan.***
Artikel Terkait
Ini Rekor Pertemuan Indonesia-China di Partai Final Piala Thomas
Indonesia Juara Thomas Cup, Tapi Merah Putih Tak Boleh Berkibar di Arena, Saat Penyerahan Medali Emas
Yes! Kalahkan China 3-0, Indonesa Juara Thomas Cup 2020
PBSI Umumkan Skuad Piala Thomas & Uber 2022, Tak Ada Nama Marcus Gideon
Menang Telak Atas Wolves, Gelar Juara Liga Premier di Depan Mata untuk Manchester City
Uber Cup 2022: Tantangan untuk Pemain Muda, Indonesia Bertemu Cina di Perempat Final
Uber Cup 2022: Kalah dari Jepang, Indonesia Tetap Lolos ke Perempat Final
Inter Juara Coppa Italia, Pasukan Simone Inzhaghi Berpeluang Raih Gelar Ganda