TITIKTEMU.CO - Federasi Olahraga Panjat Tebing Internasional (IFSC) telah meminta maaf kepada atlet cantik panjat tebing Austria, Johanna Farber, setelah tayangan TV menyorot pantatnya nyaris sepanjang acara.
Seperti diberitakan The Sun, tayangan menunjukkan bidikan close-up bokong Johanna Farber selama Kejuaraan Dunia Panjat di Moskow.
Gambar bokong gadis 23 tahun itu ditayangkan di televisi dan disaksikan ribuan orang di negara asalnya, Austria, oleh TV Nasional ORF.
Baca Juga: Pria Tonjok Muka Perawat Wanita Gara-gara Suntik Istrinya Vaksin Covid Tanpa Izin
Federasi Olahraga Panjat Tebing Internasional (IFSC) mengeluarkan pernyataan permintaan maaf kepada Farber dan siapa pun yang tersinggung dengan insiden tersebut.
"IFSC ingin meminta maaf sedalam-dalamnya kepada Johanna Färber, Austria Climbing, semua atlet, dan seluruh komunitas Sport Climbing atas gambar yang disiarkan hari ini selama semifinal Boulder putri di IFSC Climbing World Championships Moskow 2021 ."
Presiden IFSC Marco Scolaris juga mengecam para penyiar atas tindakan mereka.
Baca Juga: Kocak! Dua Orang Berwajah Mirip Bertemu di Ome TV, ‘Kenapa Kamu Meniru Wajahku? '
"Berapa kali hal-hal harus dilakukan dengan salah, sebelum kita belajar bagaimana melakukannya dengan benar?" katanya, dikutip dari Daily Mail.
Ini adalah kedua kalinya TV ORF menyorot pantat Farber, dimana insiden pertama terjadi selama Kejuaraan Dunia di Innsbruck pada bulan Juni lalu.
Saat itu pihak TV ORF meminta maaf dan menulis pernyataan, "Kami mengakui bahwa, untuk sesaat, kami memilih untuk menampilkan olahraga panjat tebing dengan cara yang salah.
Baca Juga: Ditemukan Xiaomi Dipasangi Sensor, Lithuania Serukan Warganya Buang Semua Ponsel Buatan China
Artikel Terkait
Leani Ratri Oktila, Atlet Peraih Tiga Medali di Paralimpiade Tokyo 2020. Ini Profilnya
Pergerakan Atlet PON XX Papua Dibatasi, Tetapi Boleh Membeli Merchandise Dari Mama-mama Papua
Presiden Jokowi Beri Apresiasi bonus semua Atlet Paralimpiade Tokyo 2020, Leani Oktila Dapatkan Rp 8 Miliar
Atlet Tarung Drajat Jateng Berangkat ke Papua: Bawa Pulang Medali, Jangan Virus!
Berlaga di PON XX Papua, 71 Atlet Unnes Kontingen Jateng Dilepas Rektor