Atlet Tarung Drajat Jateng Berangkat ke Papua: Bawa Pulang Medali, Jangan Virus!

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Sabtu, 18 September 2021 | 07:39 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat melepas kontingen atlet tarung drajat Jateng yang akan berlaga di PON Papua. (pic. humas pemkot semarang)
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat melepas kontingen atlet tarung drajat Jateng yang akan berlaga di PON Papua. (pic. humas pemkot semarang)

TITIKTEMU.CO SEMARANG – Kontingen atlet Tarung Drajat Provinsi Jawa Tengah yang akan berlaga pada PON ke-20 di Papua dilepas keberangkatannya oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Acara yang berlangsung di Joglo Sun Star Motor, Jalan MT Haryono Semarang, juga dihadiri sejumlah tokoh masyakat yang berperan dalam memajukan olah raga tarung drajat diantaranya mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng, Sri Puryono serta pengusaha sekaligus Ketua Umum Kodrat Jateng, Putut Sutopo.

Kontingen atlet Tarung Drajat Provinsi Jawa Tengah yang akan berlaga pada PON terdiri 11 atlet dan 6 pelatih.

Saat melepas atlet Tarung Drajat, Hendi, panggilan akrab Wali kota menceritakan pengalamannya saat ikut terlibat dalam event PON pada waktu silam.

Baca Juga: Bertolak ke PON Papua, Tim Bola Voli Jateng Diberi Wejangan Kapolda

Hendi menuturkan ketika dirinya menjadi manajer tim Tarung Drajat, di mana atlet-atlet terbaik berkumpul maka kesiapan mental atlet sangat penting.

“Karena semua pengin menang jadi setiap atlet harus benar-benar bisa memanage mentalnya,” tutur Hendi.

Menurut pengalaman saat dirinya menjadi manajer tim tarung drajat pada waktu itu, salah satu atlet yang menjadi andalan dari timnya terpaksa tidak mendapatkan hasil yang maksimal karena faktor mental yang kemudian berpengaruh pada fisiknya.

Baca Juga: Kontingen Provinsi Jawa Barat Untuk PON XX Papua 2021 Diberangkatkan. Target Pertahankan Juara Umum!

“Ini andalan Jateng, peraih emas. Ketika besoknya akan bermain, malamnya tidak bisa tidur, tidak bisa istirahat. Entah itu gugup atau karena faktor tempat pertandingannya, akhirnya secara fisik kalah. Itu pernah terjadi,” urai Hendi.

Belajar dari pengalaman tersebut, Hendi berpesan agar para atlet berjuang maksimal dan tanpa beban serta fokus meraih tujuan dan prestasi terbaik.

“Maka pelajaran ini saya ceritakan supaya teman-teman loss saja, pokoknya berjuang untuk Jateng, Kota Semarang, untuk merah putih dalam event PON. Jadi Bismillah, mohon doa restu dari orang tua, kita semua ikut mendoakan, panjenengan keluarkan ilmu, skill fisik terbaik,” pesan Hendi.

Baca Juga: Bertekad Sajikan Yang Terbaik Untuk Pemirsa, TVRI Gelar Diklat Bagi Tim Peliput PON XX Papua 2021

PON ke XX akan berlangsung pada tanggal 2-15 Oktober 2021 di Papua.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Pemkot Semarang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X