"Kami berkomitmen untuk terus bekerja demi representasi olahraga wanita yang adil, setara, dan lebih baik."
Farber menerima banyak pesan setelah rekaman pertama ditampilkan pada bulan Juni dan menuduh para penyiar melakukan pelecehan seksual terhadap olahraga wanita.
Dia menulis di Instagram, "Jujur wtf? Menampilkan klip gerak lambat ini di TV NASIONAL dan streaming langsung YouTube sangat tidak sopan dan mengecewakan.
Baca Juga: Pesawat Sempat Gagal Mendarat, Tim Piala Sudirman Indonesia Selamat Tiba di Finlandia
“Saya seorang atlet dan di sini untuk menunjukkan penampilan terbaik saya. Sejujurnya saya benar-benar merasa sangat malu mengetahui bahwa ribuan orang melihat ini.
"Kita harus berhenti melakukan seksualisasi terhadap wanita dalam olahraga dan mulai menghargai kinerja mereka." tegas Farber.***
Artikel Terkait
Leani Ratri Oktila, Atlet Peraih Tiga Medali di Paralimpiade Tokyo 2020. Ini Profilnya
Pergerakan Atlet PON XX Papua Dibatasi, Tetapi Boleh Membeli Merchandise Dari Mama-mama Papua
Presiden Jokowi Beri Apresiasi bonus semua Atlet Paralimpiade Tokyo 2020, Leani Oktila Dapatkan Rp 8 Miliar
Atlet Tarung Drajat Jateng Berangkat ke Papua: Bawa Pulang Medali, Jangan Virus!
Berlaga di PON XX Papua, 71 Atlet Unnes Kontingen Jateng Dilepas Rektor