Target berikutnya adalah tampil lebih kompetitif, bukan sekadar peserta pelengkap. PSSI ingin memastikan skuad Garuda mampu bersaing dengan tim-tim besar seperti Jepang, Korea Selatan, dan Iran.
Menembus Piala Dunia 2030
Mimpi terbesar PSSI, kata Erick Thohir, adalah membawa Indonesia ke Piala Dunia 2030. Dengan kabar bahwa FIFA kemungkinan akan menambah jumlah peserta, peluang negara Asia untuk lolos semakin terbuka.
Karena itu, PSSI sedang menyiapkan strategi jangka panjang, termasuk pembinaan usia muda dan perbaikan kompetisi dalam negeri.
“Target kita jelas, yaitu ranking 100 besar FIFA, Piala Asia 2027, dan Piala Dunia 2030. Ini bukan sekadar mimpi, tapi rencana nyata yang sedang kami susun,” tegas Erick.
Baca Juga: Pecat Patrick Kluivert, Segini Perkiraan Kompensasi yang Harus Dibayar PSSI
Tantangan dan Harapan ke Depan
Meski begitu, tantangan yang dihadapi tidak ringan. Dengan posisi di luar 100 besar dunia, Timnas Indonesia harus menghadapi lawan-lawan berat di babak lanjutan Kualifikasi Piala Dunia.
Selain itu, perubahan pelatih tentu memerlukan waktu adaptasi, baik bagi pemain maupun sistem permainan yang baru.
Namun, dukungan dari publik menjadi faktor penting. Semangat suporter yang selalu memenuhi stadion dan memberikan dukungan tanpa henti di media sosial telah menjadi energi besar bagi skuad Garuda.
Erick pun menegaskan bahwa setiap langkah akan dilakukan dengan perencanaan matang.
“Kami akan terus melakukan evaluasi menyeluruh agar arah pembangunan timnas tetap konsisten. Target besar butuh fondasi kuat, dan kami akan pastikan itu,” ujarnya.***
Artikel Terkait
Mengurai Kontroversi Erick Thohir Rangkap Menpora dan Ketum PSSI: Perspektif FIFA hingga Politik Olahraga
RESMI! PSSI dan Patrick Kluivert Sepakat Akhiri Kerja Sama, Erick Thohir Ucapkan Terima Kasih
Setelah Patrick Kluivert Hengkang, Siapa Calon Pelatih Timnas Paling Realistis? Cek Daftarnya DI SINI
Ini Rapor Patrick Kluivert Selama di Timnas Indonesia: 3 Menang, 1 Seri, 4 kalah