TITIKTEMU.CO, BARCELONA - Pelatih Barcelona Hansi Flick memuji penampilan Lamine Yamal setelah remaja itu membantu timnya mendekati gelar LaLiga dengan bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Real Madrid 4-3 pada hari Minggu.
Yamal, 17 tahun, mencetak gol kedua Barça, dengan melepaskan tembakan brilian ke sudut gawang dari dalam kotak penalti, saat mereka bangkit dari kebobolan dua gol awal Kylian Mbappé untuk memimpin 4-2 di babak pertama.
Mbappé mencetak hattrick setelah jeda untuk menciptakan akhir yang menegangkan, tetapi Barça mampu mempertahankan keunggulan di Stadion Olimpiade, Barcelona dan unggul tujuh poin dari rival mereka di Clásico dengan hanya tiga pertandingan tersisa.
"Dia bukan anak kecil," kata Flick dalam konferensi pers ketika ditanya tentang Yamal yang mengambil begitu banyak tanggung jawab di usia yang begitu muda. "Dia melakukannya dengan baik. Dia memiliki kepercayaan diri, rasa percaya diri, keyakinan akan apa yang bisa dia lakukan. Dia juga sangat pintar.
"Dia membawa kami kembali [ke pertandingan] hari ini dengan golnya, gol yang sangat penting. Ini, di usia 17 tahun, benar-benar berkualitas tinggi. Inilah yang kami inginkan darinya."
Yamal juga mengakhiri pertandingan dengan beberapa assist, yang sayangnya gagal diselesaikan oleh rekan satu timnya, terutama Raphinha, yang masih berhasil mencetak dua gol, membuat remaja itu hanya bisa mencetak satu gol untuk menunjukkan penampilan gemilangnya.
Baca Juga: Kabar Duka dari Tanah Suci: Delapan Jemaah Haji Indonesia Wafat hingga 10 Mei 2025
Barça kini hanya butuh dua poin untuk memenangkan LaLiga. Mereka bisa mengklaim gelar pada hari Kamis, saat bertandang ke rival sekota Espanyol, atau bahkan hari Rabu jika Madrid kehilangan poin saat melawan Mallorca.
"Tidak, ini sepak bola," imbuh Flick saat ditanya apakah memenangkan liga kini sudah pasti setelah kemenangan keempat di Clásico musim ini.
Jika Barça menang di liga, mereka akan meraih tiga gelar domestik. Tim asuhan Flick telah memenangkan Piala Super Spanyol dan Piala Raja, mengalahkan Madrid di kedua final.
Baca Juga: LIGA INGGRIS: Newcastle United Makin Dekat ke Liga Champions Setelah Kalahkan Chelsea
Barça kalah di Liga Champions, kalah dari Inter dengan agregat 7-6 setelah pertandingan dua leg yang ikonik, tetapi tak diragukan bahwa mereka adalah salah satu tim yang paling menyenangkan untuk ditonton di Eropa musim ini.
Artikel Terkait
PSG Bertemu Inter Milan di Final Liga Champions, Setelah Gusur Arsenal
PSG Lolos ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Arsenal: Donnarumma Bersinar, Saka Gagal Menyelamatkan The Gunners
Manchester United Dan Tottenham Wujudkan Final Sesama Inggris di Liga Europa
Inggris Catatkan Rekor, Tempatkan 6 Tim di Liga Champions. Ini Penjelasannya!
Final Liga Champions 2025: Jadwal PSG vs Inter Milan Kapan? Prediksi, dan Keunggulan Tim
Xabi Alonzo Tinggalkan Bayer Leverkusen. Akankah Menukangi Real Madrid?
Barcelona Vs Real Madrid: Mengapa ini adalah Clásico Terbesar Sepanjang Pertemuan Kedua Tim