TITIKTEMU.CO - Thriller tujuh gol terjadi dalam pertandingan leg kedua semi final Liga Champions Eropa antara Inter Milan melawan Barcelona.
Barca akhirnya tersingkir dari kejuaraan antar klub Eropa itu setelah kalah 4-3 dari pasukan Simone Inzaghi di kandang lawan, meski Robert Lewandowski dkk menguasai pertandingan, terlihat dari statistik penguasaan bola, di mana Barca unggul jauh 71 persen dibanding 29 persen milik Inter.
Baca Juga: Lowongan Kerja PT Freeport Indonesia 2025: Tersedia Dua Posisi Strategis, Cek Syaratnya Sekarang!
Pertandingan langsung berjalan sengit, dengan tuan rumah Inter mulai menggebrak sejak peluit kick off dibunyikan.
Hasilnya, dua upaya individu yang luar biasa untuk membawa Inter Milan unggul 2-0 setelah 21 menit di Barcelona, melalui gol yang dicetak Martinez. Gol kedua lahir dari titik penalti di menit akhir babak pertama oleh H.Calhanoglu.
Di babak kedua, Barcelona yang ketinggalan dua gol, berbalik menggeber serangan sejak awal. Barcelona hanya membutuhkan 17 menit untuk menyamakan kedudukan saat mereka mencetak gol di menit 54 melalui Eric Garcia, dan Daniel Olmo di menit 60'.
Barcelona berbalik unggul saat Raphinha mencetak gol pada menit ke-87 untuk memberi Barcelona keunggulan pertama mereka dalam pertandingan tersebut.
Namun, harapan menang Barca pupus, oleh aksi karena bek tengah Inter Acerbi yang maju ke depan dan mencetak gol pada menit-menit akhir di waktu tambahan untuk menyamakan kedudukan menjadi 6-6.
Baca Juga: Link Beli Tiket Konser Sheila On 7 Digiland Music 18 Mei 2025 di Istora Senayan
Dan akhirnya, satu gol lagi, yang membuat seseorang menjadi pahlawan setelah memenangkan salah satu pertandingan terbaik dalam sejarah Liga Champions. Gelar pahlawan itu akhirnya dipegang pemain Inter Frattesi. Ia mencetak gol di perpanjangan waktu, memenangkan salah satu pertandingan sepak bola paling spektakuler dalam sejarah olahraga ini.
Para pemain Inter Milan ke luar lapangan dengan gegap gempita dan sukaria. Mereka menang agregat 7-6, setelah sebelumnya kedua tim bermain imbang 3-3 di leg pertama semi final.
Kekalahan ini membuat harapan pasukan Hansi Flick Barcelona untuk meraih treble (tiga gelar) musnah. Mereka sudah memenangkan Copa Del Rey, dan kemungkinan juara LaLiga, namun gagal di Liga Champions.
Artikel Terkait
PSG Taklukkan Arsenal Lewat Gol Cepat Dembele di Semifinal Liga Champions
Bermain di Kandang, Barcelona Dipaksa Bermain Imbang di Leg Pertama Semi Final Liga Champions Melawan Inter Milan
Manchester United Menang Telak Atas Athletic Bilbao, Casemiro dan Bruno Fernandes Bawa Setan Merah Dekat ke Final Liga Europa
Maarten Paes Absen Lawan China, Sesali Akumulasi Kartu Kuning Gegara Ulur Waktu
Jelang Laga Balasan Lawan China, Maarten Paes Ungkap Strategi Tim Negeri Tirai Bambu Bongkar Pertahanan Garuda
Bayern Munich Raih Gelar Bundesliga ke-33. Harry Kane Mendapatkan Trofi Utama Pertamanya