Dengan gaji awal sekitar Rp1,15 miliar per bulan, Shin Tae Yong diharapkan dapat membawa perubahan besar dalam sepak bola Indonesia.
Baca Juga: WOW, UGM Tambah 81 Guru Besar Baru, Kok Bisa?
Hasilnya, Timnas Indonesia berhasil berkompetisi di ajang-ajang bergengsi seperti Piala Asia dan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Berkat prestasinya yang konsisten, Erick Thohir kemudian memperpanjang kontraknya hingga 2027, dengan kenaikan gaji menjadi Rp2 miliar per bulan.
Namun, meskipun telah mendapatkan perpanjangan kontrak, keputusan pemecatan akhirnya diambil oleh PSSI.
Dengan pemutusan kontrak ini, PSSI harus menanggung konsekuensi finansial yang cukup besar, yaitu sebesar Rp88 miliar untuk kompensasi yang harus dibayar kepada Shin Tae Yong.
Artikel Terkait
PSSI Akhiri Kontrak Shin Tae-yong Sebagai Kepala Pelatih Tim Nasional Indonesia Senior dan U-23
Pemecatan PSSI ke STY Tuai Sorotan sang Anak STY Shin Jae-won: Anda Akan Menyesal Nanti
Riuh Media Internasional Soroti Kabar Pemecatan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong, dari Malaysia hingga Perancis
Dear Ketum PSSI: Hati-Hati Salah Melangkah, Intip Perbandingan Karier Kepelatihan Shin Tae-yong vs Patrick Kluivert
Pemecatan STY Oleh PSSI Viral di Medsos: Penerjemah Jeje Bagi Postingan 'Lelaki Tidak Bercerita' hingga Reaksi Barbar Justin Hubner
Rata-rata Gagal Move on, Para Pemain Garuda Soal Kepergian Shin Tae-yong, Jay Idzes Akui Jiwa Kepemimpinan STY
Dear Penggemar Garuda: Mari Sambut Pelatih Baru dengan Legowo, Ini Alasan PSSI Cari Pengganti STY hingga Soal Penguasaan Ruang Ganti