Baca Juga: Raffi Ahmad Datangi KPK untuk Laporkan Kekayaannya, Segini Jumlah Harta Kekayaannya
"Sama seperti kami berusaha memperbaiki Liga Indonesia, kami juga menekankan kepada klub-klub untuk tidak melanggar kontrak dengan pemain," tambah Erick. "Kami ingin tidak ada lagi isu pemain yang tidak dibayar."
Untuk itu, PSSI juga akan menerapkan sistem licensing klub pada tahun depan.
Klub yang melanggar aturan akan dikenakan sanksi pengurangan poin. Ini menjadi bagian dari upaya PSSI untuk menstandarisasi kualitas klub-klub di Liga Indonesia.
Baca Juga: Jemaah Terbang ke Saudi 2 Mei, Ini Rencana Perjalanan Haji 2025
Proses Penyelesaian Kompensasi
Mengenai kompensasi, Erick menjelaskan bahwa pengacara dari kedua belah pihak akan segera bertemu untuk menyepakati besaran dan detail kompensasi yang sesuai dengan nilai kontrak Shin Tae Yong.
“Coach Shin Tae Yong menandatangani surat terima, dan pengacara masing-masing pihak akan berdiskusi untuk menyelesaikan masalah kompensasi ini,” ujarnya.
Erick menekankan bahwa PSSI tetap akan melaksanakan kewajiban kepada Shin Tae Yong dengan baik, dan berharap masalah ini dapat diselesaikan dengan damai.
Selain itu, dia juga menambahkan bahwa PSSI akan terus menjaga komitmen yang telah dibuat demi menjaga citra baik federasi.
Biaya Kompensasi yang Harus Dibayar PSSI
Sebagai konsekuensi dari pemutusan kontrak ini, PSSI diharuskan untuk membayar kompensasi sebesar Rp88 miliar kepada Shin Tae Yong.
Jumlah ini merupakan sisa kontrak yang masih berlangsung selama dua tahun, berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani pada April 2024.
Shin Tae Yong pertama kali bergabung dengan Timnas Indonesia pada tahun 2020, setelah direkrut oleh Ketua PSSI saat itu, Mohammad Iriawan.
Artikel Terkait
PSSI Akhiri Kontrak Shin Tae-yong Sebagai Kepala Pelatih Tim Nasional Indonesia Senior dan U-23
Pemecatan PSSI ke STY Tuai Sorotan sang Anak STY Shin Jae-won: Anda Akan Menyesal Nanti
Riuh Media Internasional Soroti Kabar Pemecatan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong, dari Malaysia hingga Perancis
Dear Ketum PSSI: Hati-Hati Salah Melangkah, Intip Perbandingan Karier Kepelatihan Shin Tae-yong vs Patrick Kluivert
Pemecatan STY Oleh PSSI Viral di Medsos: Penerjemah Jeje Bagi Postingan 'Lelaki Tidak Bercerita' hingga Reaksi Barbar Justin Hubner
Rata-rata Gagal Move on, Para Pemain Garuda Soal Kepergian Shin Tae-yong, Jay Idzes Akui Jiwa Kepemimpinan STY
Dear Penggemar Garuda: Mari Sambut Pelatih Baru dengan Legowo, Ini Alasan PSSI Cari Pengganti STY hingga Soal Penguasaan Ruang Ganti