"Dari 56 korban, Alhamdulillah 26 orang sudah bisa pulang, 7 orang masih ada di ICU.
Semoga kami punya kekuatan yang lebih bagus lagi untuk menangani para korban," katanya.
Sementara itu, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengungkap sejumlah temuan hasil pengawasannya terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan. Salah satunya terkait instruksi penembakan gas air mata yang diduga memicu kepanikan suporter.
Komisioner Kompolnas, Albertus Wahyurudhanto menjelaskan selama dua hari ini pengawasan pihaknya melakukan asesmen kepada beberapa pihak. Di antaranya anggota Polres Malang, Bupati Malang, Aremania, dan korban yang mengalami luka-luka.
"Salah satu hasilnya, belum ditemukan adanya instruksi resmi dari Kapolres selaku penanggung jawab pengamanan dalam pertandingan tersebut," ungkap Wahyu dalam konferensi pers di Mapolres Malang, Selasa (4/10/2022).
Baca Juga: Matchday 3 LIGA CHAMPIONS: Analisa lengkap semua laga, termasuk big match Inter Vs Barcelona
"Tidak ada perintah Kapolres Malang untuk penguraian massa jika terjadi kerusuhan dengan menggunakan gas air mata. Ini sudah disampaikan apel lima jam sebelumnya saat apel. Dari internal kepolisian sudah prosedural,” jelasnya.
Wahyu mengatakan, setidaknya ada 2.000 personel aparat keamanan yang disiagakan dalam pengamanan. Namun, hanya 600 orang yang merupakan personel Polres Malang.
"Jadi 1.400 adalah bantuan bantuan Polres lain, Brimob, dan TNI. Kami masih selidiki dan nanti kirim rekomendasi ke ketua dan presiden terkait beberapa hal yang menjadi pelanggaran pengamanan," tuturnya.
Selain itu, Wahyu juga menduga ada kelebihan kapasitas yang ditengarai dari banyaknya orang yang belum masuk namun sudah memiliki tiket di tangan. "Sedangkan dalam stadion penuh, ini masih kita selidiki," ucapnya.***
Artikel Terkait
INVESTIGASI TRAGEDI KANJURUHAN: 18 Polisi operator senjata pelontar gas air mata diperiksa
PW NU Jatim: Kapolri wajib copot Kapolda Jatim dan investigasi Tragedi Kanjuruhan libatkan FIFA
Kurniawan Dwi Yulianto dan Rhenald Kasali masuk TGIPF Tragedi Kanjuruhan
Tragedi Stadion Kanjuruhan, Bareskrim Periksa Direktur PT LIB dan Ketua PSSI Jatim
Cuitan @polseksrandakan tentang Tragedi Kanjuruhan akhirnya dihapus. Ini penyebabnya
MENUNGGU SANKSI FIFA UNTUK PSSI ? - Tragedi Bola Indonesia di New York Times dan Washington Post
Setelah Kapolres Dicopot & Saksi-saksi Diperiksa, Polisi Juga Dalami Rekaman di 32 CCTV Tragedi Kanjuruhan