Ini Hikmah dan Pelajaran Bagi Keluarga Atas Kepergian Eriln yang Diungkapkan Ridwan Kamil

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Selasa, 14 Juni 2022 | 09:47 WIB
Ridwan Kamil memberikan sambutan saat pemakaman putranya Emmeril Khan Mumtadz alias Eril (Tangkapan layar Youtube)
Ridwan Kamil memberikan sambutan saat pemakaman putranya Emmeril Khan Mumtadz alias Eril (Tangkapan layar Youtube)

TITIKTEMU.CO, BANDUNG – Jenazah Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, putra sulung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah dimakamkan di Kampung Geger Beas, Desa Cimaung, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, Senin (13/6/2022)

Usai prosesi pemakaman tersebut, Ridwan Kamil menyampaikan bahwa keluarga besarnya mendapat banyak hikmah dan pelajaran dari musibah yang baru terjadi.

Salah satunya, kata Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, hikmah tentang usia yang tak menghalangi seseorang untuk berbuat baik hingga dicintai banyak orang.

Baca Juga: Atalia: Tunggu Ya Sayang..Insya Allah Kita Akan Bersama Lagi..❤️

Kang Emil mengatakan, duapuluh tiga tahun memang belum cukup untuk menghasilkan karya-karya yang besar, namun terbukti ternyata memadai untuk menjadi manusia yang dicintai dengan akbar.

"Izinkan saya menyampaikan sepenggal rasa cinta, siapa itu Eril dan hikmah dari kepergian Eril," kata Ridwan mengawali ceritanya.

Berikut cerita lengkap Ridwan Kamil tentang Emmeril Kahn Mumtadz yang dibacakan secara puitis seusai memakamkan jenazah putranya, almarhum Eril.

Baca Juga: CERBUNG Eps.4 : Inspirasi Melankolis.....! SEBATAS AURORA, Oleh Triana Rahayu

 

Empat belas hari bisa terasa pendek dalam hidup rutin yang sehari-hari, tapi 14 hari ini menjadi panjang dalam kehidupan kami.

Kami bertanya-tanya mengapa harus hidup tidak terlalu lama? Mengharu biru, tapi waktu adalah rahasia Allah, apalagi menyangkut tentang kelahiran dam kematian.

Waktu adalah relatif, begitulah kata orang-orang yang arif. Dan akhirnya kami menerimanya dengan hati yang lapang sebab kami bisa menemukan banyak sekali petunjuk yang terang.

Baca Juga: Laga Pramusim Manchester United Bersama Ten Hag, Salah Satunya Melawan Liverpool di Thailand

Dalam rentang 14 hari, yang sejujurnya sangat melelahkan, namun kami pun mendapat banyak pelajaran dan menerima kearifan. Tentang kehidupan Eril yang secara kasat mata rasanya terlalu singkat, tapi setelah dicermati ternyata kehidupannya sangat padat, penuh manfaat.

Dua puluh tiga tahun mungkin belum menghasilkan karya-karya yang besar, namun terbukti ternyata memadai untuk menjadi manusia yang dicintai dengan akbar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: YouTube Humas Jabar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X