Harga Tiket Naik ke Candi Borobudur Rp 750 ribu, Pukulan Berat Bagi Pelaku Wisata

photo author
Indria Purnama Hadi, TitikTemu.co
- Senin, 6 Juni 2022 | 10:43 WIB
Wisatawan di kawasan Taman Wisata Candi Borobudur. Ilustrasi (Istimewa)
Wisatawan di kawasan Taman Wisata Candi Borobudur. Ilustrasi (Istimewa)

TITIKTEMU.CO MAGELANG – Beberapa hari ini dunia pariwisata khususnya di Jawa Tengah dan DIY dikejutkan dengan pengumuman kenaikan tarif naik ke candi Borobudur menjadi Rp 750 ribu untuk turis domestik.

Untuk wisatawan mancanegara (wisman) atau turis asing dipatok harga lebih mahal lagi, yakni 100 USD, atau sekitar Rp 1,4 juta dengan kurs saat ini.

Kenaikan tiket naik ke candi Borobudur itu disampaikan langsung Menko Marinvest Luhut Binsar Panjaitan setelah Rakor yang membahas Pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).

Baca Juga: Rafael Nadal Tetap Terus Bertanding Meski Sudah Genggam Rekor 22 Gelar Grand Slam

Rakor di kompleks Taman Wisata Candi Borobudur itu dipimpin Luhut dan diikuti Kemendikbud, Kemen BUMN, Kemenparekraf, Kemen PUPR dan K/L Balai Konservasi Borobudur dan PT Taman Wisata Candi Borobudur, juga Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Bupati Magelang.

Pemerintah berencana untuk membatasi kuota turis yang ingin naik ke Candi Borobudur sebanyak 1.200 orang per hari. Dengan biaya 100 dollar untuk wisman dan turis domestik sebesar Rp 750 ribu.

“Khusus untuk pelajar, kami berikan biaya 5000 rupiah saja. Sedangkan untuk masuk ke kawasan Candi akan akan tetap mengikuti harga yang sudah berlaku,” tambahnya.

Baca Juga: Gol Bunuh Diri Yarmolenko Loloskan Wales ke Piala Dunia Qatar 2022 Setelah 64 Tahun

Langkah itu menurut Luhut, dilakukan, demi menjaga kelestarian kekayaan sejarah dan budaya nusantara.

Pukulan bagi pelaku wisata

Keputusan ini tentu saja mengundang reaksi banyak pihak, terutama para pelaku wisata, dalam hal ini pengusaha travel dan biro wisata. Bagi mereka kenaikan harga tiket ke Candi Borobudur itu tidak memperhitungkan dampaknya kepada dunia pariwisata.

Rombongan wisatawan nusantara di kawasan Candi Borobudur. Ilustrasi
Rombongan wisatawan nusantara di kawasan Candi Borobudur. Ilustrasi (Istimewa)

Denny Chrisnanta, Ketua ASPPI (Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia) DPD DIY mengatakan seharusnya pemerintah juga memikirkan kepentingan industri pariwisata. Kenaikan harga tiket yang luar biasa tinggi pasti berdampak besar bagi pelaku wisata.

Baca Juga: THE GODFATHER Oleh Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X