ADIAN NAPITUPULU BELEJETI FAHRI HAMZAH (1): Kita Beda Pilihan dan Yang Saya Pilih Jalan Yang Menyakitkan

photo author
Teguh Argari Bisono, TitikTemu.co
- Jumat, 13 Mei 2022 | 18:17 WIB
Adian Napitupulu mengkritisi mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah  di twitter (pic/tangkapan layar twitter)
Adian Napitupulu mengkritisi mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di twitter (pic/tangkapan layar twitter)

Aneh, bagaimana mungkin ada orang yang bisa mencaci maki prosesnya tapi hasil dari proses itu justru dia nikmati belasan tahun. Selanjutnya saya tidak bicara tentang kerja formal DPR yaitu membuat UU, menyusun dan menetapkan Anggaran negara lalu mengawasi eksekutif terkait pelaksanaan UU dan Penggunaan Anggaran itu.

Baca Juga: Di Banjarnegara Polisi Ikut Antisipasi Penyebaran Virus PMK Sapi

Saya ingin menyampaikan pada Fahri bahwa sumpah Jabatan DPR juga memperjuangkan aspirasi Rakyat dan aspirasi tersebut tidak diperjuangkan sekedar dalam kalimat UU maupun angka dalam APBN melainkan menggunakan kewenangan dan jejaring politik anggota DPR untuk melakukan pembelaan terhadap Rakyat yang dianiaya dan ditidak adillkan.

Dalam hal perjuangan kerakyatan itu, bolehkah saya bertanya di mana Fahri ketika saya dan Rakyat sejak 2015 memperjuangkan agar Berhektar hektar tanah Cendana di kabupaten Bogor bisa dibagikan menjadi milik Rakyat.

Di mana Fahri ketika saya dan sebagian Rakyat Bogor, Cianjur, Sumedang, Bandung, Majalengka dan Cirebon hingga Semarang memperjuangkan hak atas tanahnya yang di lintasi jalur SUTET ?

Baca Juga: Thomas Cup: Jadwal dan Prediksi Pemain Indonesia di Semifinal Melawan Jepang. Ginting Vs Kento Momota?

Bolehkah saya bertanya pada Fahri dimana dia saat saya dan Dani Amrul Ichdan (Direksi Mind Id) bersama masyarakat Pongkor berjuang sesuai harapan Presiden Jokowi agar ribuan Rakyat bisa membentuk koperasi tambang dan menambang emas di Lahan Antam di Pongkor?

Dimana Fahri ketika saya dan Masyarakat Konawe Utara memperjuangkan 400 HA lahan Antam agar bisa di kelola oleh Perusahaan Daerah kabupaten Konawe Utara? Dimana Fahri ketika saya memperjuangkan 170 an orang masyarakat Seram Bagian Barat yang telah lulus CPNS 10 tahun lalu tapi tidak pernah diangkat sebagai ASN ?

Oh ya, Fahri, walau tidak memuaskan 100% dan dengan segala kekuranganya tapi 5 masalah itu saat ini sudah dimenangkan Rakyat. Kenapa Fahri tidak ada bersama saya saat menjenguk ribuan Aktivis dan Mahasiswa untuk memastikan tidak ada kekerasan dalam pemeriksaan terhadap mereka yang di tahan di Polda Oktober 2020 karena menolak UU Cipta kerja?

Baca Juga: Mardigu Dihujat Netizen karena  Pasang Meme Hoax Menag Yakut Rangkul Ragil Mahardika di Instagram

Kemana Fahri ketika saya dan beberapa Alumni Trisakti diantaranya Maman Abdurachman, Hendro dan Iwan berjuang meyakinkan banyak orang untuk membantu Rumah dan Modal kerja pada 4 keluarga korban Trisakti ? Kenapa justeru yang menyiapkan 4 rumah untuk keluarga Korban penembakan Trisakti bukan Fahri yang konon aktivis 98 tapi Erick Thohir yang mungkin tidak ada di jalan tahun 98.***

 

 

 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Teguh Argari Bisono

Sumber: Twitter

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X