Kementerian ESDM Ajak Kementerian Lain Percepat Konversi Kendaraan Listrik

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Senin, 24 Januari 2022 | 07:48 WIB
Kementerian ESDM ajak kementeran lain dan lembaga pemerintahan mendukung KBLBB untuk transportasi jalan, khususnya kendaraan roda dua. (pic. kementerian esdm)
Kementerian ESDM ajak kementeran lain dan lembaga pemerintahan mendukung KBLBB untuk transportasi jalan, khususnya kendaraan roda dua. (pic. kementerian esdm)

TITIKTEMU.CO JAKARTA - Kementerian ESDM mengajak kementerian dan lembaga pemerintahan mendukung percepatan program nasional penerapan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) untuk transportasi jalan, khususnya kendaraan roda dua.

Hal ini disampaikan Plt. Kepala Badan Litbang ESDM, Dadan Kusdiana. Ditambahkan guna mengakselerasi penerapan KBLBB roda dua, Grand Strategi Energi Nasional (GSEN) menargetkan sebanyak 13 juta unit KBLBB roda dua akan tersedia pada tahun 2030.

Baca Juga: Ramuan Herbal Anti Capek ala dr Zaidul Akbar, Dijamin Bete Pun Hilang

Baca Juga: Kunci Gitar Lagu Menghapus Jejakmu, Ditonton Lebih 5 Juta Kali Sehari, Trending di YouTube!

Untuk merealisasikannya, Kementerian ESDM menginisiasi program konversi sepeda motor BBM menjadi sepeda motor listrik.

"Pada tahun 2021 sejumlah 100 unit sepeda motor listrik dinas operasional KESDM yang nilai bukunya sudah Rp. 0, dikonversi menjadi sepeda motor listrik," ujar Dadan pada Sosialisasi Program Konversi Sepeda Motor BBM menjadi Sepeda Motor Listrik di lingkungan Kementerian dan Lembaga di Bogor, Jumat (21/1) lalu.

Baca Juga: Rekor Tak Terkalahkan Antonio Conte di Tottenham Berakhir di Kaki Para Pemain Chelsea.

Konversi dilakukan di Workshop Ketenagalistrikan Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (P3TKEBTKE).

Workshop ini sudah disertifikasi sebagai Bengkel Pemasangan, Perawatan, dan Pemeriksaan Peralatan Instalasi Sistem Penggerak Motor Listrik pada Kendaraan Bermotor oleh Kementerian Perhubungan.

P3TEKEBTKE telah menyelesaikan uji jalan 10.000 km untuk ketahanan (endurance test) dan pengujian ke Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor. Surat BPKB/STNK sepeda motor juga telah disesuaikan di Korps Lalu Lintas (Korlantas) POLRI.

Baca Juga: LaLiga Spanyol: Real Madrid Diselamatkan Gol Eder Militao di Menit Terakhir Melawan Elche

Dadan menguraikan pengguna sepeda motor konversi menghemat pengeluaran biaya BBM Rp. 2,78 juta/ tahun, belum termasuk biaya ganti oli.

Jika saat ini populasi kendaraan roda dua di Indonesia sebanyak 115 juta (data BPS 2020), maka program ini berpotensi menghasilkan efisiensi penggunaan BBM Rp. 319 triliun rupiah/tahun serta menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 65 juta ton CO2.

"Untuk memenuhi target GSEN tahun 2030 sejumlah 13 juta unit kendaraan roda 2, maka potensi penghematan BBM sekitar Rp.36 triliun per tahun dan menurunkan emisi GRK 7,5 juta ton CO2e per tahun", sambung Dadan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Kementerian ESDM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X