Sandiaga Uno: Pelatihan dan Pendampingan Paling Ditunggu Pelaku Parekraf

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Minggu, 23 Januari 2022 | 08:12 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan pelatihan dan pendampingan SDM menjadi hal yang paling ditunggu para pelaku parekraf tanah air di tengah pandemi Covid-19. (pic. kemenparekraf)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan pelatihan dan pendampingan SDM menjadi hal yang paling ditunggu para pelaku parekraf tanah air di tengah pandemi Covid-19. (pic. kemenparekraf)

TITIKTEMU.CO SEMARANG - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Seni Rupa SDM Ekonomi Kreatif, di Hotel Golden City, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (22/1) sore.

Dia menyebut program pelatihan dan pendampingan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi hal yang paling ditunggu para pelaku parekraf tanah air di tengah pandemi COVID-19.

Baca Juga: Taman Museum Kota atau Bubakan Rampung, Dipercantik dengan Lampu Sorot. Bisa Jadi Tempat Kongkow Baru

Baca Juga: Sempat Jalani Perawatan, 4 Pasien Omicron di Semarang, Dinyatakan Sembuh

Berbagai program pemerintah, tambah Sandi, terus digulirkan untuk membangkitkan ekonomi dan memulihkan lapangan kerja pelaku parekraf di tengah pandemi.

“Saya berkeliling Indonesia dan melihat kebangkitan ekonomi kita yang didukung oleh SDM yang andal. Dari beberapa program-program pemerintah selain bantuan, pemasaran, dan lainnya. Ternyata yang paling ditunggu adalah pelatihan dan pendampingan,” katanya.

Baca Juga: Gol Tunggal Marcus Rashford ke Gawang West Ham United, Angkat Manchester United ke Zona Liga Champions

Untuk itu, lanjut Menparekraf Sandiaga, program pelatihan dan pendampingan ini diharapkan bisa memberikan wawasan dan inspirasi agar pelaku parekraf bisa meningkatkan daya saingnya.

“Dari segi pelatihan dan pendampingan diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan omzet yang lebih baik, terbuka lapangan kerja, dan ekonomi bangkit,” ujarnya.

Saat menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Seni Rupa SDM Ekonomi Kreatif, Menparekraf Sandiaga didampingi Deputi Sumber Daya dan Kelembangaan Kemenparekraf Wisnu Bawa Tarunajaya, Direktur Badan Otorita Borobudur Indah Juanita.

Baca Juga: Pemerintah Umumkan 2 Kematian Pertama Kasus Omicron di Indonesia

Menparekraf Sandiaga menjelaskan, ada beberapa hal, untuk membuat produk para pelaku ekraf naik kelas dan berdaya saing.

Pertama, peluang, yang saat ini sudah di depan mata harus bisa didapatkan. Kedua adalah brand atau merek dagang yang betul-betul melekat pada diri sendiri dan mudah diingat oleh masyarakat. Ketiga adalah value untuk menciptakan nilai tambah bagi produk yang akan dipasarkan.

“Keempat adalah digitalisasi saat era digital, untuk memasarkan produk pelaku parekraf harus bertransformasi melalui digital agar hasil-hasil karya seni rupa seperti ini bisa naik kelas dan harganya bisa semakin bersaing diiringi dengan kualitas produk yang baik,” ujarnya. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Kemenparekraf

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X