TITIKTEMU.CO GROBOGAN – Polres Grobogan meluncurkan program Bebarengan Benahi Usaha di Grobogan (Bebasan) dan Aplikasi Elektronic Legal Information Center Presisi (E-LIC).
Peluncuran program ini dilakukan Wakil Bupati Grobogan Bambang Pujiyanto didampingi Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi dan jajaran Forkopimda di pendapa kabupaten, Kamis (9/12) lalu.
Baca Juga: 945 Personel Diterjunkan, Polri Gelar Operasi Kemanusiaan Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru
Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi mengungkapkan, program kegiatan Bebasan merupakan terobosan inovasi dari Polres Grobogan untuk menindaklanjuti perintah Kapolri dalam upaya menghadirkan Polri sebagai salah satu pelaksana percepatan dalam terciptanya perizinan berusaha bagi para pelaku usaha untuk menjaga iklim investasi yang sehat, dan mendorong perputaran roda perekonomian di tengah pandemi Covid-19.
Sedangkan aplikasi E-LIC merupakan terobosan inovasi yang dihadirkan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Grobogan untuk meningkatkan kualitas pelayanan Polri dengan penggunaan teknologi kepolisian modern di era Police 4.0.
Baca Juga: Dinilai Inovatif, Aplikasi Libas Polrestabes Semarang Raih Penghargaan JMSI
“E-LIC Presisi adalah aplikasi berbasis web service yang dapat di akses oleh masyarakat khususnya para pelaku usaha di dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk melaksanakan percepatan perizinan berusaha dan juga menumbuhkan rasa kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku dalam dunia usaha,” jelasnya, dikutip TITITIKTEMU.CO dari laman Pemprov Jateng.
Wakil Bupati Grobogan Bambang Pujiyanto mengungkapkan, pihaknya mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi kepada Kapolres Grobogan beserta jajarannya yang telah membuat inovasi pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Grobogan melalui program Bebasan dan aplikasi E-LIC presisi tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi atas dibuatnya aplikasi ini. Semoga sinergitas dan kerja sama semua pihak khususnya Polres dengan Pemerintah Kabupaten Grobogan akan bisa mengoptimalkan pelayanan kita kepada masyarakat,” katanya.
Baca Juga: JMSI Sebut Semarang Kota Pertama dengan Sistem CCTV Sampai Tingkat RT RW
Bambang berharap kepada semua pelaku usaha melalui asosiasi, organisasi profesi dan paguyuban yang ada, dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan baik, sehingga kondusivitas dunia usaha di Kabupaten Grobogan bisa tercipta.
Pihaknya juga mengingatkan kepada para Kepala OPD bahwa era digital adalah tuntutan perkembangan zaman, untuk itu harus dilakukan edukasi kepada masyarakat untuk cakap dan bijaksana menggunakan kemudahan teknologi. ***
Artikel Terkait
Komisi IX Dukung Si Wolly Nyaman, Inovasi Teknologi Cegah Deman Berdarah dari UGM
Semarang Smart City Sudah Dirintis Sejak 2013, Bukan Belakangan Ini
Makin Aman Makin Smart, Ronda Online Lewat Puluhan Ribu CCTV di Kota Semarang
Cegah Terulangnya Aksi Lempar Narkoba dari Luar Tembok, Lapas Semarang Tambah Kamera CCTV
Permudah Warga Berobat, RSUD Wongsonegoro Membuat Aplikasi Khusus MY RSWN
Inovasi PELITA, Bantu Warga Sragen Urus Akta Kematian Hanya Dalam 1x24 jam
Depok Permudah Layanan Non Perizinan Melalui Aplikasi Sipakde
SMA Negeri 3 Semarang Hadirkan Inovasi Baru Penyelenggaraan Event Daring