Rendahnya Kasus Aktif Covid-19, Kecilnya Konfirmasi Positif Tidak Boleh Membuat Masyarakat Lengah

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Kamis, 4 November 2021 | 11:47 WIB
Panglima TNI bersama Kapolri dan rombongan tinjau vaksinasi massal di Padang (Puspen TNI)
Panglima TNI bersama Kapolri dan rombongan tinjau vaksinasi massal di Padang (Puspen TNI)

TITIKTEMU.CO - Masyarakat tidak boleh lengah karena rendahnya kasus aktif dan kecilnya penambahan kasus konfirmasi Covid-19. 

Situasi itu tidak boleh membuat kita terlena dan lupa. Begitu lengah, maka dapat dipastikan akan kembali terjadi lonjakan kasus konfirmasi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., saat memimpin Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 bersama Forkopimda Se-Wilayah Padang, Sumatra Barat dan meninjau serbuan Vaksinasi di GOR Agus Salim, Sumatera Barat, Rabu (3/11/2021).

Baca Juga: Presiden Jokowi Ajukan Andika Perkasa Calon Panglima TNI, Ini Profilnya

Panglima TNI menuturkan bahwa saat ini banyak negara di belahan dunia yang kembali mengalami lonjakan kasus Covid-19.

Padahal bila dilihat negara lain rata-rata sudah memberikan vaksinasi rakyatnya di atas 65% untuk vaksin dosis pertama.

“Bahkan negara tetangga kita seperti Singapura telah memvaksin dosis pertama dan kedua kepada warganya sudah 80%,” ucapnya.

“Yang menjadi kesamaan di antara negara tersebut bahwa relaksasi kegiatan sosial yang telah diterapkan ternyata tidak diikuti dengan protokol kesehatan yang ketat. Banyak masyarakatnya yang tidak lagi menggunakan masker ataupun menjaga jarak,” ungkapnya.

Baca Juga: 7 Wisata Kuliner Malam Jogja, Bikin Nagih!

Menurut Panglima TNI, satu hal yang membedakan kondisi di Inggris yaitu vaksinasi. Walaupun mengalami lonjakan kasus, ternyata angka kematian maupun angka kasus kritis tidak setinggi kondisi saat awal tahun 2021 lalu.

“Tingginya capaian vaksiansi, ternyata dapat menekan angka kematian dan jumlah pasien yang berada pada kondisi kritis,” ujarnya.

Disisi lain, Panglima TNI menyampaikan bahwa data berikutnya yang harus dicermati yaitu tracing kontak erat. Rasio tracing kontak erat di Indonesia terus meningkat.

“Tentunya hal ini berkat kerja keras seluruh Satgas di setiap Provinsi, Kabupaten, maupun Kota dan kerja keras dari para Babinsa, Babinpotmar, Babinpotdirga serta Bhabinkamtibmas,” ucapnya.

Baca Juga: Galang Dana Rp23 Miliar untuk Bangun Rumah Sakit di Palestina, MUI Segera Teken MoU

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Puspen TNI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X