Mensos Tri Rismaharini kepada Sentra Kreasi ATENSI: Karya Harus Miliki Nilai Tambah, Agar Bernilai Jual Tinggi

photo author
Andi Baskoro Wirawan, TitikTemu.co
- Minggu, 17 Oktober 2021 | 19:21 WIB
Menteri Sosial Risma beri pengarahan di SKA Mataram (Kemensos)
Menteri Sosial Risma beri pengarahan di SKA Mataram (Kemensos)

TITIKTEMU.CO, Mataram - Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini, Jumat (15/10/2021) mengharapkan hasil karya anak-anak bernilai tinggi di Sentra Kreasi ATENSI (SKA) Paramita Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Jadi kalian di sini tidak hanya bisa membuat karya sekedar bisa, tetapi bagaimana karya itu bisa memiliki nilai tambah sehingga memiliki daya jual yang tinggi," tegas Mensos Risma.

Saat meninjau loka karya keterampilan las, Mensos mencontohkan kepada anak-anak membuat besi tempat pot bunga dengan lebih presisi dan rapi. Karena semakin berkualitas produk, semakin berpotensi dilirik oleh kalangan menengah ke atas dengan harga yang lebih tinggi.

Baca Juga: Nama Sri Sultan Hamengku Buwono IX Bisa dan Layak Dijadikan Nama Bandara Internasional Yogyakarta

Seperti SKA yang lain, SKA Paramita adalah pusat pengembangan kewirausahaan dan vokasional serta media promosi hasil karya penerima manfaat dalam satu kawasan.

Sentra ini juga akan menjadi kawasan pemberdayaan untuk menciptakan embrio-embrio wirausaha mandiri di Kota Mataram dan sekitarnya.

Kuliner, Parama Coffe, Laundry, toko kelontong dan pusat kerajinan tangan adalah gerai yag ada di sentra ini, bahkan ada Pojok Baca kerja sama dengan perpustakaan Nasional yang bisa dikunjungi oleh warga sekitar.

Baca Juga: Asyiknya Wisata Petik Kopi di Kebun Mbah Setro Banyuanyar

Tak hanya itu, SKA juga terdapat loka karya sebagai wadah pelatihan dan terapi bagi penerima manfaat, yaitu budidaya jamur tiram, budidaya ikan, budidaya Lebah Klanceng, keterampilan las produksi, pertukangan kayu dan keterampilan kecantikan.

Pada kunjungan ini, Mensos Risma juga menyerahkan dukungan Asistensi rehabilitasi Sosial (ATENSI) senilai total Rp826.622.700 yang diberikan untuk 462 penerima manfaat yakni anak yatim piatu, penyandang disabilitas, dan lansia di kota Mataram, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Utara, dan Kabupaten Lombok Barat, NTB.

Bantuan berupa dukungan aksesibilitas, tabungan anak yatim, piatu dan yatim piatu, kebutuhan dasar dan nutrisi serta bantuan kewirausahaan.

Baca Juga: Mau Download Lagu dari YouTube Jadi MP3 Tanpa Aplikasi? Bisa! Begini Caranya

Sementara itu lima keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) menerima bantuan stimulan berupa alat dukung wirausaha yang telah graduasi sebesar Rp2,5 juta untuk masing-masing KPM.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: infopublik.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X