| TITIKTEMU, YOGYAKARTA-Panggung teater dan perfilman Tanah Air kembali dirundung duka. Teaterawan, penulis dan juga sutradara Gunawan Maryanto tutup usia pada Rabu malam, 6 Oktober 2021 sekitar pukul 20.00 WIB. Pemeran Wiji Thukul dalam film "Beristirahatlah Kata-kata" itu mengembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Ludiro Husodo, Yogyakarta karena serangan jantung. Informasi yang diperoleh menyebutkan, Gunawan Maryanto sempat muntah setelah rapat di Studio Teater Garasi. Pria kelahiran 10 April 1976 ini kemudian dilarikan ke rumah sakit. Akun Instragram Teater Garasi mengunggah informasi bahwa jenazah seniman yang akrab dipanggil Cindhil tersebut saat ini masih disemayamkan di Studio Teater Garasi Yogyakarta, dan akan dimakamkan Kamis, 7 Oktober 2021 ini di Karang Malang sekitar pukul 13.00 WIB. Sebelum meninggal, Gunawan Maryanto terlihat masih produktif berkesenian meskipun panggung teater dua tahun terakhir dihantam pandemi. Hal itu terlihat di sejumlah postingan di akun Facebooknya beberapa bulan terakhir. Pada 24 September 2021 lalu, seniman ini mengunggah Undangan Terbuka OpenLab Teater Garasi 2021. Sebuah event yang ditunggu-tunggu pelaku teater generasi milenial. "Tersisa 7 hari lagi. Undangan Terbuka OpenLab Teater Garasi 2021 Segera daftarkan diri Anda jika Anda: - Seniman, peneliti, pengamat, dan peminat seni pertunjukan, seni rupa, music, film, new media - tertarik untuk mempelajari, mengalami, dan mengaplikasikan metode penciptaan pertunjukan lintas-disiplin - berusia di atas 18 tahun Peserta terpilih akan mendapatkan beasiswa penuh untuk mengikuti program selama bulan Oktober 2021-Februari 2022. Unduh formulir pendaftaran (tidak diperkenankan mengisi formulir di dalam tautan secara daring) di bit.ly/FormOpenLab2021. Isi formulir dengan lengkap dan kirimkan ke [email protected] paling lambat 30 September 2021. Info dan bantuan: Putu (0813-5160-8658) OpenLab Teater Garasi adalah program berbagi pengetahuan teater dan pertunjukan bagi seniman-seniman muda di Yogyakarta dan Indonesia pada umumnya. Untuk memfasilitasi proses belajar dan ruang kerja bagi generasi baru seniman teater dan pertunjukan, program ini akan bertumpu pada serial workshop, seminar, latihan rutin, sesi studio, riset artistik mandiri, studi pentas, dan hibah untuk karya-sedang-tumbuh. Dalam program ini, seni dan disiplin teater berada di persilangan antara estetika dan kepekaan sosial-politik, dengan penekanan pada praktik berbasis keragaman gagasan, pertukaran budaya, kesadaran kelas dan gender, serta pertemuan antargenerasi. Funded by the International Relief Fund for Organisations in Culture and Education 2021 of the German Federal Foreign Office, the Goethe-Institut and other partners. goethe.de/relieffund," tulis akun tersebut. Baca Juga: Remaja 17 Tahun Asal Bekasi Satrio Adi Nugroho Memecahkan Rekor Dunia Angkat Besi Di Jeddah Sebelumnya, 7 September 2021 lalu, ia mengunggah foto aktivitas proses produksi film karya Eden Junjung berjudul Anjing-anjing Menyerbu Kuburan yang berangkat dari cerpen Kuntowijoyo. Pada Agustus lalu, ia juga mengunggah aktivitas presentasi karya bersama seniman-seniman manca negara, di antaranya Sri Lanka, Vietnam, dan Jepang. Presentasi ini merupakan bagian dari perjalanan proyek Multitude of Peer Gynts yang telah berlangsung sejak 2019. Kepergian Gunawan Maryanto mengejutkan dan menyisakan duka mendalam bagi sejumlah seniman. Karena selain dikenal aktif mengelola Teater Garasi dan memerankan tokoh di film, ia juga menghasilkan sejumlah karya dan prestasi, baik itu berupa puisi, prosa, kritik sastra. Tahun 2017, Gunawan Maryanto menyabet gelar pemeran utama terbaik di ajang Usmar Ismail Award, setelah sukses memerankan sosok Widji Thukul, aktivis yang diculik dan keberadaannya masih misterius hingga sekarang. Kemudian pada 2020, ia kembali memenangkan Piala Citra untuk Pemeran Utama Pria Terbaik dalam film Hiruk-Pikuk si Al-Kisah. Di film tersebut, ia memerankan sosok Siman. |
Artikel Terkait
Heboh Dikabarkan Meninggal Dunia, Ivan Gunawan: Panjang Umur untuk Penyebar Hoaks
Kristalisasi Keringat Tukul Arwana, dari Sopir Angkot Hingga Komedian Papan Atas
Tukul Arwana Pendarahan Otak, Meggy Diaz: Mas yang Paling Aku Sayangi, Lekas Sehat Ya...
Kondisi Tukul Arwana Membaik, Keluarga Tidak Akan Mencari Penyebar Hoaks
Tim Dokter RS Pusat Otak Nasional: Hipertensi Penyebab Tukul Arwana Pendarahan Otak
Aktor dan Seniman Teater Gunawan Maryanto Meninggal, Pernah Perankan Widji Tukul