“Ada sekitar seratusan KK yang menetap di kuala tersebut. Mata pencaharian mereka adalah nelayan dan sarang burung wallet. Tranportasi utama mereka melalui jalur air. Secara ekonomi mereka cukup sejahtera dari hasil laut dan burung wallet” jelas Hartoni.***
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Bubarkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Bagaimana Penjelasan Kemendibudristek?
Tinjau Sekolah di Yogyakarta, Nadiem Makarim: Roh Pendidikan itu Pembelajaran Tatap Muka
Menyulap Minyak Jelantah Menjadi Sabun Versi Mahasiswa UGM
Kontes Robot Indonesia Wilayah I 2021 Berakhir. Politeknik Negeri Batam Raih Tiga Gelar Juara
Jangan Salah, Ini Beda Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila