Muncul Klaster Sekolah, Bupati Jepara Kembalikan Semua Sekolah ke Pembelajaran Daring

photo author
Dwi Soewanto, TitikTemu.co
- Rabu, 22 September 2021 | 21:49 WIB
Bupati Jepara Dian Kristiandi meninjau MTs Rengging. (jatengprov.go.id)
Bupati Jepara Dian Kristiandi meninjau MTs Rengging. (jatengprov.go.id)

TITIKTEMU.CO, JEPARA – Bupati Jepara Dian Kristiandi akhirnya menghentikan sementara pembelajaran tatap muka (PTM) semua sekolah di wilayahnya.

Keputusan itu menyusul munculnya klaster sekolah baru Covid-19 di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Desa Rengging, Kecamatan Pecangaan.

Munculnya klaster sekolah Covid-19 di madrasah itu hasil skrining sebelum menjalani vaksinasi. Pemkab Japara sudah melakukan penelusuran kontak.

Baca Juga: Muncul Klaster Baru PTM, DPRD Purbalingga Memberi Warning Pemkab

“Saya tidak mau mengambil risiko penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah. Sambil menunggu hasil evaluasi, PTM di seluruh sekolah kembali ke daring,” kata Bupati saat meninjau MTs Rengging, Rabu (22/9/2021).

Bupati berharap klaster sekolah menjadi perhatian bahwa Covid-19 masih ada. Meski pemerintah pelonggaran, protokol kesehatan tidak boleh diabaikan.

“Kemarin kami beri kelonggaran, ternyata hasilnya seperti ini. Ini bisa menjadi contoh bagi sekolah lain. Hasrus benar-benar siap,” ujarnya.

Baca Juga: Cegah Klaster Sekolah, Gubernur Jateng Syaratkan Testing untuk PTM

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan sudah meminta Kemenag menutup MTs Rengging.

Kepala MTs Rengging Samudi mengatakan seluruh siswa dan guru yang terpapar Covid-19 tanpa gejala. Mereka langsung menjalani isolasi mandiri.

Dia mengungkapkan terdapat 100 siswa menjalani vaksinasi pada 6 September. Saat vaksin tahap kedua diusulkan vaksi 50 siswa, namun hanya 26 siswa yang lolos.

Baca Juga: 40 Siswa dari 8 Sekolah di Blora Positif Covid, Kadinkes : Bukan Klaster PTM

Sebanyak 24 siswa kemudian tes swab pada 14 September, hasilnya 11 siswa positif disusul dua siswa yang lain.

Satgas Percepatan dan Penanganan Covid -19 Jepara Muh Ali mengungkapkan Dinkes Kabupaten Jepara menelusuri kontak terhadap 24 siswa dan enam guru kelas VII. Hasilnya 12 siswa dan tiga guru dinyatakan positif Covid-19.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ganug Nugroho Adi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X